
Perspektif Hukum Islam Terhadap Surat Keterangan Hibah Atas Harta Bersama Kepada Anak Angkat Yang Dilakukan Tanpa Persetujuan Istri
Author(s) -
Intan Bulandari Nasution,
Enny Mirfa
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal sains sosio humaniora
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
eISSN - 2580-2305
pISSN - 2580-1244
DOI - 10.22437/jssh.v5i2.16533
Subject(s) - humanities , political science , philosophy
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan hukum Islam mengenai hibah atas harta bersama kepada anak angkat yang dibuat tanpa persetujuan istri, yang dilakukan dengan menuangkannya ke dalam bentuk surat keterangan hibah. Hukum Islam tidak menjelaskan secara spesifik mengenai tata cara pemberian hibah apakah harus tertulis atau tidak. Akan tetapi telah diatur mengenai rukun yang harus dipenuhi agar hibah menjadi sah menurut hukum Islam. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan penelitian yuridis normatif. Sedangkan metode pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis, maksudnya dari penelitian ini diharapkan diperoleh gambaran secara rinci dan sistematis tentang permasalahan yang akan diteliti. Berdasarkan penelitian ini, didapatkan simpulan bahwa ketentuan yang telah diatur dalam Kompilasi Hukum Islam, surat keterangan hibah yang objek hibahnya adalah harta bersama, yang dibuat tanpa persetujuan istri telah melanggar ketentuan pasal 92 Kompilasi Hukum Islam. Akibat hukumnya hibah menjadi batal, dan surat keterangan hibah tidak berkekuatan hukum.