
Pengaruh Kepercayaan Dan Penerapan Teknologi Aplikasi Zakat Terhadap Minat Masyarakat Dalam Berzakat
Author(s) -
Hani Fitria Rahmani,
Wala Erpurini
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal sains sosio humaniora
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2580-2305
pISSN - 2580-1244
DOI - 10.22437/jssh.v4i2.11324
Subject(s) - humanities , physics , business administration , political science , business , art
Saat ini penerapan teknologi penerimaan zakat berbasis aplikasi telah banyak berkembang di Indonesia namun kesadaran membayar zakat di kalangan masyarakat yang telah berpenghasilan yang seharusnya menjadi muzakki atau pemberi zakat masih belum berimbang dengan mustahik atau penerima zakat. Sedangkan, potensi zakat di Indonesia sangat besar menurut Sekretaris Jendral Kementrian Agama Nur Syam mencapai 217 Triliun pada tahun 2018 (Sumber: bisnis.com), sedangkan dana zakat yang terhimpun pada tahun 2018 sebesar Rp. 203 Miliar (Sumber: antaranews.com). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, observasi, dan kuesioner. Kuesioner disebar dan data yang terkumpul 148 sampel dari populasi 3 wilayah besar di Indonesia yaitu Dki Jakarta dan Banten, Jawa Barat, serta Jawa Timur dengan metode penarikan sampel menggunakan metode Cluster Sampling. Uji analisis dalam penelitian ini dengan menggunakan path analysis. Secara parsial masing-masing varibel memiliki hubungan dan pengaruh, namun dalam penelitian ini variabel penerapan teknologi berpengaruh paling besar terhadap minat masyarakat dalam berzakat, hal ini sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh Winda, et al (2018) yang menyatakan, secara konseptual peran teknologi internet dalam pengumpulan dana zakat dari muzakki, akan memperluas daya jangkau amil dalam mengakses muzakki, begitu juga sebaliknya dengan teknologi internet muzakki akan lebih mudah menyalurkan zakatnya kepada amil.