
Pembinaan Ketahanan Pangan Santri Pesantren Al-Quran “Bina Insan” Di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Budidaya Terpadu Ikan Dan Sayuran Melalui Metode Akuaponik
Author(s) -
Mukhzarudfa Mukhzarudfa,
Wirmie Eka Putra,
Dedy Setiawan
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal karya abdi masyarakat
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2580-2178
pISSN - 2580-1120
DOI - 10.22437/jkam.v4i3.11570
Subject(s) - political science , humanities , philosophy
Saat ini dunia sedang di landa wabah penyakit yaitu Pendemi Covid-19, hampir semua negara di belahan dunia ini merasakan dampak dari wabah ini, tidak terkecuali di negara Indonesia. Dampak pendemi covid-19 ini memberikan efek yang luar biasa bagi setiap negara yang ada dan berkemungkinan dapat terjadinya bencana kelaparan di setiap negara akibat adanya isolasi mandiri dan pembatasan sosial berskala besar dengan tujuan untuk membatasi penyebaran wabah ini lebih luas lagi. Dalam mengahadapi dampak ini, banyak negara-negara yang ada di dunia membuat beberapa kebijakan-kebijakan baru, demi untuk dapat menyelamatkan masyarakatnya. Salah satunya negara Indonesia. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian pertanian Republik Indonesia (RI) membuat kebijakan baru yaitu Agenda SOS/Emergency (agenda darurat) dalam bentuk menjaga ketahanan pangan dengan tujuan agar masyarakat di Indonesia dapat lepas dari bencana kelaparan akibat pandemic covid-19 ini. Berdasarkan survey dan Hasil studi pendahuluan, ditemukan ada beberapa permasalahan di sekolah mitra, yaitu: (1.) Masih banyak guru-guru yang ada di pesantren mitra ini, belum menegetahui kebijakan-kebijakan pemerintah dalam menghadapi wabah pendemic Covid-19 di masa New Normal. (2) Pesantren Mitra pada saat ini belum memiliki inovasi yang nyata untuk dapat menjaga ketersedian pangan bagi kebutuhan para santri-santri yang ada. Kegiatan pengabdian IPTEK yang akan diberikan adalah 1) Peningkatan pengetahuan Guru tentang Kebijakan pemerintah di masa New Normal, 2) Pelatihan dan pembuatan Inovasi Ketahanan pangan berupa Budidaya Terpadu Ikan dan Sayur mengunakan metode Akuaponik. Kegiatan pengabdian ini diberikan dalam bentuk pelatihan. Metode yang digunakan adalah: ceramah, tanya jawab, sharing ide, praktik/latihan mengenai cara mengimplementasikan dan memelihara inovasi ketahanan pangan tersebut. Lokasi kegiatan pengabdian diselenggarakan di Pesantren Bina Insan Bagan Pete Kec. Alam Barajo.