Hubungan Gaya Hidup, Riwayat Penyakit, dan Ekonomi, Dengan Kejadian Strok Pada Suku Mandailing di RSUD Kota Padangsidimpuan Tahun 2017
Author(s) -
Destanul Aulia,
Sri Fajar Ayu,
Nefonafratilova Nefonafratilova
Publication year - 2018
Publication title -
sel jurnal penelitian kesehatan
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2580-8923
DOI - 10.22435/sel.v5i2.1480
Subject(s) - physics , traditional medicine , medicine , gynecology
Faktor risiko stroke diklasifikasikan dalam dua bagian: dapat dan tidak dapat dimodifikasi, tidak dapat dimodifikasi seperti usia, jenis kelamin, keturunan, etnis dan lokasi geografis, dan faktor risiko yang dimodifikasi seperti hipertensi, penyakit kardiovaskular, diabetes mellitus, hiperkolesterolemia, stres berkepanjangan, merokok , faktor diet, alkohol, penggunaan narkotika, dan riwayat obesitas. Diet di negara berkembang telah berubah dari diet tradisional yang mengandung banyak karbohidrat dan serat seperti sayuran menjadi diet kebarat-baratan dengan komposisi makanan yang mengandung terlalu banyak lemak, gula, garam, dan mengandung lebih sedikit serat. Makanan Suku Mandailing terkenal dengan penggaram, kecap, banyak santan dan lemak, menyukai makanan olahan seperti ikan sale, kipang, alame, wajit dan diakhiri dengan menghisap rokok. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode case control. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh diet, riwayat penyakit, dan ekonomi dengan kejadian stroke untuk Suku Mandailing di RSUD Kota Padangsidimpuan 2017. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Variabel yang paling berpengaruh dalam kejadian stroke adalah diet dan hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan makan dengan kejadian stroke ρ = 0,029, hipertensi ρ = 0,032, merokok ρ = 0,032, dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara DM dengan kejadian stroke dengan ρ = 0,441. Variabel paling berpengaruh dalam kejadian stroke adalah kebiasaan makan dan hipertensi. Rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk makanan pemicu stroke adalah Rp 16.500/ hari/responden. 0,03% dari anggaran kesehatan Kota Padangsidimpuan dibelanjakan untuk penyakit stroke. Disarankan kepada dinas kesehatan dan masyarakat Kota Padangsidimpuan untuk meningkatkan gaya hidup sehat, mengurangi konsumsi garam, gula, dan tembakau secara berlebihan, memastikan asupan buah dan sayuran yang cukup, dan mengkonsumsi makanan rendah lemak, sehat sehingga mengurangi faktor risiko stroke.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom