z-logo
open-access-imgOpen Access
KOMPARASI TEKNIS DAN FINANSIAL PENGADAAN BENIH MELALUI OKULASI TANAMAN DI POLIBEG DENGAN OKULASI DI LAPANGAN
Author(s) -
N. Siagian
Publication year - 2015
Publication title -
warta perkaretan/warta pusat penelitian karet
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2503-5207
pISSN - 0852-8985
DOI - 10.22302/ppk.wp.v34i2.253
Subject(s) - forestry , physics , horticulture , biology , geography
Benih karet untuk penanaman komersial umumnya adalah benih dalam polibeg yang diproduksi melalui okulasi batang bawah (umur ± 7 bulan) di pembibitan lapangan dan diikuti pembibitan di polibeg. Okulasi batang bawah yang masih muda (umur 3,5- 5 bulan) di pembibitan lapangan jarang dilakukan karena tingkat kematian setelah ditanam di polibeg tinggi dan pada lahan beriklim kering keragaman pertumbuhan tanaman di lapangan besar sehingga memperlambat tercapainya kriteria matang sadap. Okulasi tanaman muda biasanya hanya dilakukan di pembibitan polibeg dengan maksud mengatasi kelemahan tersebut diatas. Tulisan ini bertujuan untuk membandingkan pengadaan benih karet melalui okulasi tanaman muda di polibeg dengan okulasi di lapangan ditinjau dari segi teknis dan finansial. Penelitian dilakukan di salah satu perkebunan besar di Sumatera Utara, dengan mengamati langsung aspek teknis dan norma kerja. Data pendukung pertumbuhan tanaman di lapangan disetir dari berbagai penelitian terdahulu.Hasil penelitian menunjukkan  bahwa keunggulan penggunaan benih hasil okulasi tanaman muda (berumur 3,5-5 bulan) di pembibitan polibeg dibandingkan dengan penggunaan benih diperoleh dengan cara okulasi di pembibitan lapangan adalah  1) biaya pengadaan bahan tanam lebih hemat 17%, 2) tanaman lebih mampu bertahan pada kondisi kering saat penanaman di lapangan  3) untuk pembangunan kebun karet dengan luasan tertentu dibutuhkan areal pembibitan yang lebih sedikit 4) penurunan biaya produksi tidaklah mengorbankan pertumbuhan lilit batang untuk mencapai matang sadap dan 5) untuk menghasilkan benih berpayung daun dua dibutuhkan waktu 3,5 bulan lebih singkat pada pembibitan langsung di polibeg. Untuk menjamin keberhasilan pembibitan langsung di polibeg, sangat diperlukan  air yang cukup sepanjang masa pembibitan, mata okulasi dari tunas muda, juru okulasi yang terampil dan polibeg yang berkualitas baik. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here