
Konsep The new urban history dalam Studi Kasus Perubahan Monumen KNIP ke Monumen Sarinah di Kota Malang
Author(s) -
Rizka Cahyaning Arifin Putri
Publication year - 2021
Publication title -
chronologia
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2686-0171
DOI - 10.22236/jhe.v3i1.6392
Subject(s) - humanities , political science , art
Penulisan sejarah atau historiografi di Indonesia memiliki dua periodisasi. Historiografi tradisional dan historiografi modern. Dalam historiografi modern berbagai bidang kajian mulai muncul untuk dibahas. Ada berbagai bidang kajian dalam historiografi modern seperti sejarah lisan, sejarah sosial, sejarah kota, sejarah pedesaan, sejarah ekonomi, sejarah wanita, sejarah kebudayaan, sejarah agama, sejarah politik, sejarah pemikiran, sejarah kuantitatif dan sejarah mentalitas. Bidang sejarah tersebut ada beberapa yang belum dikaji secara mendalam, termasuk salah satunya sejarah kota. Hal ini dikarenakan ada tumpang tindih dalam pembahasan sejarah kota. Maka dari itu, perlu diperjelas batasan-batasan bidang kajian sejarah kota. salah satu konsep yang ada dalam bidang kajian sejarah kota adalah the new urban history. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian dilakukan dengan studi pustaka dan wawancara. Pada penulisan kali ini akan dijelaskan mengenai batasan kajian sejarah kota beserta dengan konsep the new urban history. Pembahasan selanjutnya yaitu terkait dengan studi kasus perubahan Monumen KNIP menjadi Monumen Sarinah di Kota Malang. Pembahasan mengenai studi kasus ini diharapkan konsep the new urban history dapat dipahami secara jelas.