
ANALISIS PERBANDINGAN ARUS JENUH PADA PENDEKAT SIMPANG TERLINDUNG DAN TERLAWAN DENGAN METODE MKJI DAN METODE TIME SLICE (STUDI KASUS: SIMPANG SUBITA DAN SIMPANG WARIBANG)
Author(s) -
I Made Kariyana,
Gede Sumarda,
I Gede Aryanta Putra
Publication year - 2021
Publication title -
paduraksa : jurnal teknik sipil universitas warmadewa
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2581-2939
pISSN - 2303-2693
DOI - 10.22225/pd.10.2.3885.385-397
Subject(s) - physics
Sebanyak 33% kepemilikan kendaraan di Provinsi Bali pada tahun 2019 berada di Kota Denpasar, ditambah dengan melintasnya kendaraan dari luar kota untuk bekerja maupun berekreasi ikut membebani jaringan jalan di Kota Denpasar. Hal tersebut menimbulkan permasalahan pada sistem transportasi yaitu mempengaruhi kinerja jaringan jalan khususnya kinerja simpang bersinyal di Kota Denpasar. Kinerja simpang bersinyal dipengaruhi oleh kapasitas dari pendekatnya dimana salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah arus jenuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan arus jenuh pada pendekat terlindung dan terlawan antara Metode MKJI dengan Time Slice. Hasil arus jenuh pada pendekat terlindung di Simpang Subita berdasarkan MKJI adalah 3,629 smp/jam hijau lebih besar 71.18% dibandingkan dengan Metode Time Slice yaitu 2,120 smp/jam hijau, sedangkan hasil arus jenuh pada pendekat terlawan di Simpang Waribang berdasarkan MKJI adalah 1,857 smp/jam hijau lebih kecil 37.49% dibandingkan dengan Metode Time Slice yaitu 2,971 smp/jam hijau.