
DIAGNOSA STROKE
Author(s) -
Moch Bahrudin
Publication year - 2012
Publication title -
saintika medika
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2614-476X
pISSN - 0216-759X
DOI - 10.22219/sm.v5i2.1000
Subject(s) - medicine , anamnesis , stroke (engine) , gynecology , mechanical engineering , engineering
Tugas dari seorang dokter yang menangani seorang penderita stroke, yang pertama adalah menentukan apakah stroke yang dihadapi penderita adalah stroke infrak atau perdarahan. Pembuatan diagnosis stroke infark atau perdarahan dalam suatu pusat neurologis yang besar tidak sulit karena adanya CT scan, tetapi karena alat ini hanya di jumpai di kota- kota besar, apabila tidak ada CT Scan maka diagnosa harus dibuat atas dasar pemeriksaan klinis. Anamnesis yang cermat sangat membantu untuk menegakkan diagnosis yang tepat. Setelah pemeriksaan intern yang teliti, maka dilakukan pemeriksaan neurologis yang rutin.Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa dalam menegakkan diagnosis stroke diperlukan anamnesis yang tepat dan akurat, pemeriksaan klinis, pemeriksaan klinis neurologis.pemeriksaan darah dan liquor cerebrospinalis pada pemeriksaan pungsi lumbal sudah banyak ditinggalkan karena adanya CT scan kepala dan MRI yang merupakan Gold Standart dalam diagnosa stroke.