
Pengaruh Jenis dan Volumetrik Fiber terhadap Kekuatan Transversal Reparasi Plat Resin Akrilik
Author(s) -
Pramudya Aditama,
Siti Sunarintyas,
Widjijono Widjijono
Publication year - 2015
Publication title -
majalah kedokteran gigi indonesia
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2460-0164
pISSN - 2442-2576
DOI - 10.22146/majkedgiind.9021
Subject(s) - materials science , composite material , fiber
Resin akrilik merupakan bahan yang sering digunakan dalam pembuatan basis gigi tiruan. Kelemahan resin akrilik adalah mudah patah. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menambahkan polyethylene (PE) atau glass fiber. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jenis dan volumetrik fiber terhadap kekuatan transversal reparasi plat resin akrilik. Penelitian ini menggunakan dua puluh lima plat resin akrilik kuring panas berukuran 65 x 10 x 2,5 mm. Subjek dipreparasi untuk membuat jarak 3 mm dan sudut bevel 45o. Subjek dibagi menjadi 5 kelompok, masingmasing kelompok terdiri dari 5 subjek. Kelompok 1 (kontrol) tanpa penambahan fiber, kelompok II dengan penambahan 3,7% v/v PE fiber, kelompok III dengan penambahan 7,4% v/v PE fiber, kelompok IV dengan penambahan 3,7% v/v E-glass fiber, dan kelompok V dengan penambahan 7,4% v/v E-glass fiber. Seluruh plat direndam dalam air destilasi selama satu hari pada suhu 37oC. Pengujian kekuatan transversal plat resin akrilik dengan menggunakan Universal Testing Machine dan data yang didapat dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur dengan tingkat kepercayaan 95%. Rerata kekuatan transversal (MPa) reparasi plat resin akrilik yang diperkuat fiber: 3,7% v/v PE fiber (67,77±3,34); 7,4% v/v PE fiber (80,37±8,42); 3,7% v/v E-glass fiber (96,72±5,43); 7,4% v/v E-glass fiber (109,44±4,98); sedangkan reparasi plat resin yang tidak diperkuat fiber menghasilkan kekuatan transversal 56,27±4,7 MPa. Hasil analisis menggunakanANAVA dua jalur menunjukkan variabel jenis dan volumetrik fiber memberikan pengaruh signifikan (p 0,05). Uji post hoc Tukey menunjukkan perbedaan signifikan (p 0.05). Tukey post hoc test shows significant difference (p<0.05) for all groups. The addition of E-glass fibers in the acrylic resin plate repaired increased the transverse strength higher than that with PE fibers. The increase in volumetric fibers might improve the transverse strength of the acrylic resin plate repaired.