z-logo
open-access-imgOpen Access
PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL
Author(s) -
Supardi Supardi
Publication year - 2014
Publication title -
jurnal pembangunan pendidikan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2502-1648
pISSN - 2302-6383
DOI - 10.21831/jppfa.v2i1.2621
Subject(s) - humanities , political science , art
Pendidikan multikultural merupakan konsep pendidikan yang  mengakui perbeda-an/keberagaman dalam suatu bingkai kebersamaan dan kesederajatan. Konsep pendidikan multikultural relevan dalam konsep negara yang mempunyai keanekaragaman budaya seperti Indonesia. Pendidikan merupakan salah satu media efektif untuk mengembangkan kesadaran multikulturalis. Pendidikan sejarah, merupakan salah satu konsep pendidikan yang bertujuan untuk membangun sikap demokrasi dan nasionalisme dan kesadaran multikultural. Salah satu unit sejarah yang mengkaji heterogenitas bangsa Indonesia adalah sejarah lokal. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui 1) peranan pendidikan sejarah lokal dalam mengembangkan kesadaran multikultural; dan 2) konsep pengajaran sejarah lokal yang efektif untuk mengembangkan kesadaran multikultural. Kajian sejarah lokal mampu memberikan kesadaran sejarah keberagaman masyarakat padaa siswa. Melalui kajian perbedaan masa lalu setiap masyarakat,  kesadaran multikultural dapat terbentuk. Pengajaran sejarah lokal dapat dilakukan melalui tiga model: 1) mempelajari tentang pengalaman masa lalu; 2) studi kasus berbagai perbedaan; 3) pengembangan strategi pembelajaran; 4) pengembangan kurikulum; dan 5)menyisipkan pengajaran sejarah lokal dalam materi yang berhubungan dengan sejarah nasional.Kata kunci: sejarah lokal, pendidikan

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here