
Dampak pandemi Covid-19 terhadap kepuasan pembelajaran jarak jauh
Author(s) -
Rodame Monitorir Napitupulu
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal inovasi teknologi pendidikan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2460-7177
pISSN - 2407-0963
DOI - 10.21831/jitp.v7i1.32771
Subject(s) - humanities , art
Pandemi Covid-19 saat ini berdampak pada perguruan tinggi. IAIN Padangsidimpuan sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi negeri keagamaan Islam di Indonesia dituntut untuk mengikuti perubahan metode pembelajaran yaitu pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang semula sepenuhnya dilakukan dengan tatap muka. Letak kampus yang berada di Bagian Selatan Sumatera Utara dengan asal mahasiswa yang beragam dan berada jauh dari perkotaan menjadi tantangan tersendiri bagi institusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Jumlah informan 384 orang yang terdiri dari mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Padangsidimpuan yang dipilih secara acak. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa, meskipun mayoritas mahasiswa (95,8%) sudah memiliki perangkat untuk menjalani PJJ, namun di sisi lain mahasiswa merasa metode PJJ saat ini belum tepat karena mahasiswa merasa tidak dapat memantau perkembangan PJJ dengan mudah, tidak dapat memperoleh materi pembelajaran dengan mudah juga tidak dapat mempelajari materi dengan mudah. Secara keseluruhan, baik dari sisi teknologi maupun sisi dosen, mahasiswa tidak puas dengan metode PJJ yang dijalaninya saat ini dan juga merasa tidak puas dengan kemampuan dosen dalam menyampaikan materi pada PJJ. AbstractThe Covid19 pandemic is currently affecting universities. IAIN Padangsidimpuan as one of the institutions of Islamic religious state higher education in Indonesia is required to follow the changes in learning methods, namely distance learning (PJJ), which is from the beginning is fully face-to-face. The location of the campus in the Southern Part of North Sumatra with diverse origins of students and being far from urban areas is a challenge for institutions. This research uses a qualitative approach with descriptive analysis. The number of informants 384 people consisting of active students of the Faculty of Islamic Economics and Business were randomly selected. Based on the results of the study note that, although the majority of students (95.8%) already have the tools to undergo Distance Learning, on the other hand students feel the distance learning method is currently not appropriate because students feel unable to monitor the development of distance learning easily, cannot obtain learning material easily nor can study material easily. Overall, both in terms of technology and the Lecturer side, students are not satisfied with the distance learning method they are currently undergoing and also feel dissatisfied with the ability of the Lecturer to deliver material to distance learning.