
KESALAHAN IMPLEMENTASI TEKNIK TRIANGULASI PADA UJI VALIDITAS DATA SKRIPSI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN SENI RUPA FBS UNY
Author(s) -
Kasiyan
Publication year - 2015
Publication title -
imaji/imaji : jurnal seni dan pendidikan seni
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2580-0175
pISSN - 1693-0479
DOI - 10.21831/imaji.v13i1.4044
Subject(s) - humanities , philosophy
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, mendeskripsi, dan mengeksplanasi: 1) Pelbagi bentuk kesalahan implementasi teknik triangulasi pada uji validitas data skripsi mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Rupa FBS UNY dan 2) Faktor penyebab terjadinya kesalahan implementasi teknik triangulasi sebagaimana dimaksud. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan perspektif kritis weltanschauung yang bertujuan sebagai kritik atas realitas kekurangan tentang sesuatu hal, untuk kemudian dikonstruksi konsep baru, yakni terkait dengan implementasi teknik triangulasi dalam penelitian seni. Penelitian ini juga termasuk dalam penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan hermeneutik, karena sumber datanya berupa dokumentasi skripsi mahasiswa. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai human instrument, yang dibantu dengan pedoman dokumentasi. Spasial waktu sumber data dalam penelitian ini menggunakan data skripsi dalam rentang lima tahun terakhir (2008-2013), dengan harapan mampu menghadirkan informasi data yang komprehensif.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ditempuh dengan purposive sampling (jugdmental sampling). Sementara itu, analisis datanya menggunakan teknik analisis deskritif kualitatif. Hasil penelitian ini dapat dideskripsikan sebagai berikut. Pertama, ditemukan tiga pola kategori kesalahan implementasi teknik triangulasi pada skripsi mahasiswa yang berbasis: a) penghadiran pendapat ahli/pakar (expert judgment); b) ketidakmampuan membedakan jenis teknik triangulasi yang digunakan; dan c) ketidakjelasan konsep triangulasi yang digunakan. Kedua, faktor penyebab terjadinya kesalahan implementasi triangulasi tersebut, adalah bersifat internal (diri mahasiswa) dan eksternal (dosen), yang mempunyai kekurangan wawasan dan pengetahuan tentang metodologi triangulasi dalam penelitian.