
Pengaruh Aplikasi Biogrouting Pada Tanah Vulkanis Terhadap Kuat Gesernya
Author(s) -
Muhammad Fajar Awaludin,
Emma Yuliani,
Andre Primantyo Hendrawan
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal teknologi dan rekayasa sumber daya air
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2798-2386
pISSN - 2798-3420
DOI - 10.21776/ub.jtresda.2021.001.02.15
Subject(s) - cohesion (chemistry) , volcano , sample (material) , direct shear test , control sample , mineralogy , materials science , environmental science , shear (geology) , geology , composite material , food science , chemistry , geochemistry , chromatography , organic chemistry
Indonesia mempunyai banyak gunung berapi yang masih aktif, salah satunya adalah Gunung Kelud. Letusan Gunung Kelud banyak menghasilkan abu vulkanik atau bisa disebut juga material piroklastik. Dalam penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik fisik pada material dan juga klasifikasi tanahnya, dan juga untuk mengetahui perubahan parameter kuat gesernya akibat proses biogrouting pada material dengan menggunakan bakteri pseudomonas aeruginosa. Dalam penelitian ini dipilih metode biogrouting karena metode ini lebih bisa menghemat biaya dan juga ramah lingkungan karena menggunakan bakteri. Dari hasil penelitian ini material tersebut memiliki gradasi buruk dengan nilai GS 2,706. Sampel dengan bakteri semuanya mengalami peningkatan sudut geser dalam pada sampel dengan Dr 70%. Sampel 70-10-Ps mengalami peningkatan sudut geser dalam terbesar yaitu 942,4% jika dibandingkan dengan 70-10-tb. Hampir semua sampel dengan bakteri mengalami penurunan nilai kohesi. Sampel dengan nilai kohesi terkecil adalah sampel 70-10-Ps jika dibandingkan dengan sampel 70-10-Tb sebagai kontrol. Dapat diketahui dari penelitian ini bahwa peningkatan kuat geser terbukti dapat dilakukan dengan metode biogrouting tetapi lebih banyak lagi aspek lain yang harus juga dipertimbangkan.