
Kehampaan (Nothingness): Sebuah Jalan Interspiritualitas
Author(s) -
Stefanus Christian Haryono
Publication year - 2021
Publication title -
gema teologika
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2502-7751
pISSN - 2502-7743
DOI - 10.21460/gema.2021.61.636
Subject(s) - nothing , philosophy , plural , theology , epistemology , linguistics
This article discusses a concept of nothingness from two perspectives: west and east. The western perspective is represented by Dionysius the Areopagite and Meister Eckhart, and the eastern perspective is represented by Ibn ‘Arabi, Sankara, and Nitisani Keiji. The intersection of these perspectives is a theological quest of nothingness as an interspirituality path for a pluralistic society.
Abstrak Artikel ini mendiskusikan konsep kehampaan (nothingness) dari dua perspektif, yaitu Barat dan Timur. Perspektif Barat diwakili oleh Dionisius Areopagus dan Meister Eckhart, dan perspektif Timur diwakili oleh Sankara, Ibnu ‘Arabi, dan Nitisani Keiji. Perjumpaan keduaperspektif tersebut adalah upaya pencarian teologis tentang kehampaan (nothingness) sebagai jalan interspiritualitas bagi masyarakat plural.