z-logo
open-access-imgOpen Access
RESISTENSI KEPEMIMPINAN PEREMPUAN EKS-HIZBUT TAHRIR DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN DASAR ISLAM DI KOTA KEDIRI
Author(s) -
Ahmad Khoirul Mustamir,
Muslimin Muslimin
Publication year - 2021
Publication title -
indonesian journal of gender studies/ijougs
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2745-861X
pISSN - 2745-7397
DOI - 10.21154/ijougs.v1i2.2492
Subject(s) - islam , sociology , psychology , pedagogy , political science , theology , philosophy
Fenomena masuknya radikalisme di lembaga pendidikan dasar Islam melalui berbagai bentuk media dan cara. Alhasil, tidak sedikit lembaga pendidikan dasar Islam yang terkena virus radikalisme. Karenanya, peran prinsipal melawan radikalisme menjadi sangat penting. Di Kediri, banyak lembaga pendidikan dasar Islam dipimpin oleh pemimpin perempuan yang dianggap sebagai kelas dua. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan perspektif feminisme. Objek penelitian adalah SDI AL Huda Kota Kediri (NU), SDI Wahidiyah Kota Kediri dan SD Plus Ar Rahmat Kota Kediri (Muhamadiyah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua kepala sekolah menggunakan pendekatan formal dan nonformal dalam memerangi radikalisme (eks-HTI). Pendekatan formal menggunakan program pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler. Sedangkan pendekatan nonformal memanfaatkan pertemuan orang tua. Ini membuktikan, peran perempuan sangat signifikan dalam memperjuangkan pemahaman eks-HTI di lembaga pendidikan dasar Islam di Kota Kediri.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here