
HUBUNGAN TURUNNYA AYAT-AYAT KEWARISAN DALAM AL-QUR-AAN
Author(s) -
Sajuti Thalib
Publication year - 1978
Publication title -
jurnal hukum and pembangunan/hukum dan pembangunan
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2503-1465
pISSN - 0125-9687
DOI - 10.21143/jhp.vol8.no6.809
Subject(s) - humanities , philosophy
"Hubungan turunnya ayat-ayat" saya kemukakan sebagai terjemahan atas sebutan aslinya yang dikenal dengan asbaabun-nuzuul ayat-ayat dalam lingkungan pelajaran tafsir Al-Qur-an. Asbaabun-nuzuul asalnya asbaabu al-nuzuul yang artinya sebab-sebab turunnya sesuatu ayat[1]. Tetapi artinya sebab disini bukanlah dalam pengertian sebab dan akibat. Bukan sebab adanya peristiwa itu maka ayat tersebut diturunkan. Ayat itu diturunkan sebab Tuhan hendak memberikan suatu ketentuan keagamaan. Ketentuan keagamaan ini untuk penuntun umat manusia kedalam jalan yang dikehendaki oleh Allah. Sedangkan adanya semacam peristiwa yang berkenaan dengan turunnya sesuatu ayat itu sengaja diciptakan Tuhan Allah sebagai bantuan kepada umat manusia, terutama umat Islam di belakang hari untuk mengetahui lebih mendalam mengenai pengertian ayat tersebut dan menyempurnakan penafsirannya. Oleh karena itu keadaan yang berhubungan dengan turunnya sesuatu ayat yang disebut dalam ilmu tafsir dengan sebutan asbaabu al-nuzuul tidak saya terjemahkan dengan terjemahan biasa berupa "sebab-sebab turunnya ayat" tetapi saya terjemahkan dengan sebutan "hubungan turunnya ayat-ayat". Dengan terjemahan ini dimaksudkan sekaligus menjelaskan arti dan maksudnya yaitu dalam hubungan dengan siapa atau di tempat mana dan dalam hubungan dengan peristiwa apa, turunnya sesuatu ayat itu tadi.