z-logo
open-access-imgOpen Access
PENYEDIAAN DAN PENGUASAAN TANAH TRANSMIGRASI DI PROYEK SITIUNG SERTA MASALAH-MASALAHNYA
Author(s) -
Arie Sukanti
Publication year - 1978
Publication title -
jurnal hukum and pembangunan/hukum dan pembangunan
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2503-1465
pISSN - 0125-9687
DOI - 10.21143/jhp.vol8.no3.769
Subject(s) - humanities , philosophy
Tanah merupakan suatu unsur yang vital untuk menunjang program transmigrasi, apalagi bila mengingat bahwa provek-proyek transmigrasi memerlukan areal tanah yang sangat luas. Pada umumnya, tanah yang dicadangkan bagi proyek transmigrasi berupa hutan-hutan primer, sekunder, hutan alang-alang dan rawa-rawa yang menurut kenyataannya terlihat seperti tanah-tanah yang belum dibuka. Namun ini tidaklah berarti bahwa tanah-tanah tersebut seluruhnya adalah tanah-tanah yang belum ada hak-hak atas tanah seluruhnya adalah tanah-tanah yang langsung dikuasai negara (tanah negara) atau tanah-tanah yang belum ada hak-hak atas tanah diatasnya. Tidak boleh dilupakan bahwa pada wilayah-wilayah tertentu, tanahnya masih diliputi oleh hak ulayat dan hak-hak atas tanah adat lainnya seperti hak usaha, hak pakai dan hak milik. Adanya hak-hak atas tanah adat tersebut dapat atau bahkan seringkali menimbulkan masalah-masalah dalam rangka penyediaan dan penguasaan tanah lokasi transmigrasi.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here