z-logo
open-access-imgOpen Access
Respon Hasil dan Kadar Total Flavonoid Umbi Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) terhadap Pemberian Naungan
Author(s) -
Rina Ekawati
Publication year - 2020
Publication title -
agrovigor
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2477-0353
pISSN - 1979-5777
DOI - 10.21107/agrovigor.v13i2.7490
Subject(s) - horticulture , biology , traditional medicine , botany , medicine
Produksi dan kandungan metabolit bawang dayak tidak terlepas dari faktor lingkungan yang mempengaruhinya, salah satunya yaitu naungan. Tanaman bawang dayak sangat berpotensi sebagai obat herbal dengan berbagai kegunaan dan aktivitas farmakologis yang dapat dikaitkan dengan kandungan metabolit sekunder tanaman, khususnya kandungan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menerangkan pengaruh intensitas cahaya rendah (naungan) terhadap produksi dan kandungan metabolit tanaman bawang dayak. Percobaan ini dilakukan di Caturtunggal, Karang Gayam, Depok Sleman, dari bulan September 2019 sampai dengan bulan Februari 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan petak tersarang sederhana dengan perlakuan, yaitu tanpa naungan (N0) dan naungan paranet 75% (N1). Setiap perlakuan diulang tiga kali. Data diuji dengan menggunakan uji t-student pada taraf nyata 5%. Hasil menunjukkan bahwa pemberian naungan 75% berpengaruh nyata lebih rendah terhadap jumlah anakan dan komponen produksi tanaman bawang dayak. Naungan menurunkan bobot basah dan kering biomassa tanaman (tajuk dan akar), jumlah anakan, jumlah umbi/tanaman, dan bobot umbi/tanaman. Kandungan total flavonoid tidak dipengaruhi oleh naungan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here