
Kolaborasi Pemerintahan Desa dan Masyarakat Dalam Penanggulangan Pada Dampak Pandemi Covid 19 di Desa Karang
Author(s) -
Riska Yulianti,
Nur Khalimatussa’diyah
Publication year - 2020
Publication title -
community development/community development
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2541-0563
DOI - 10.21043/cdjpmi.v4i1.7737
Subject(s) - covid-19 , political science , humanities , medicine , philosophy , infectious disease (medical specialty) , disease , pathology
ABSTRAK Tujuan dalam penulisan ini adalah menjelaskan bahwa kolaborasi masyarakat pada penanggulangan dan pecegahan pada pandemic corona virus disease 19 ( covid 19) di Desa Karang itu sangat penting. Dalam penanggulangan dan pencegahan da m pak pandemi covid 19 ini pemerintahan desa dan tokoh - tokoh desa ikut unggul dalam kegiatan aksi tersebut. Pada kolaborasi penanggulangan ini menggunakan metode kualitatif dan metode PAR yang di lakukan dengan cara membentuk progam aksi pratisipasi masyarakat yang bertujuan untuk mengubah kondisi sosial dari pandemic covid tersebut. Kolaborasi yang di lakukan masyarakat tersebut meru p akan salah satu kunci utama dalam menjalankan keberhasilan dalam pencegahan dan juga penyebaran wabah Covid-19 ini. Sosial Distancing ataupun Physical distancing merupakan salah satu kegiatan utama yang harus diterapkan guna untuk memotong rantai dari penyebaran virus corona atau biasa disebut dengan Covid-19. Sebagian masyarakat pun sadar maka masyarakat akan mengikuti mekanisme dalam pembatasan sosial ini, tetapi masih ada sebagian juga yang belum berpartisipasi dalam aksi penanggulangan penyebaran covid 19.Tulisan ini mengkasi Kolaborasi masyrakat dalam pencegahan penyebaran virus pandemic Covid-19 di Desa Karang. Penanganan penyebaran pandemic virus Covid-19 ini dapat terlaksanakan dengan baik jika masyarakat ikut serta mengikuti himbauan yang di buat oleh pemerintah untuk selalu melakukan kegiatan- kegiatannya salah satunya melakukan jaga jarak dan tetap tinggal di rumah (stay at home).Kata Kunci : Kolaborasi Masyarakat, Penanggulangan Pandemi Covid 19, Pemerintahan Desa