
Gambaran Kesepian pada Remaja Pelaku Self Harm
Author(s) -
Irma Rosalinda Lubis,
Lupi Yudhaningrum
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal penelitian dan pengukuran psikologi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2620-7486
pISSN - 2337-4845
DOI - 10.21009/jppp.091.03
Subject(s) - psychology , humanities , loneliness , social psychology , philosophy
Kesepian adalah situasi yang tidak menyenangkan yang dialami seseorang karena memiliki hubungan emosional dan sosial yang kurang dengan orang lain. Semua orang dapat merasakan kesepian, tidak memandang usia, jenis kelamin, ataupun status sosial ekonomi. Masyarakat memiliki pemikiran bahwa orang dengan usia yang tua atau lanjut lebih sering mengalami kesepian. Akan tetapi ternyata, orang dengan usia remaja lebih sering mengalami kesepian dibandingkan orang dengan usia yang tua atau lanjut.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat gambaran kesepian pada remaja yang merupakan pelaku self harm. Batasan penelitian ini adalah diantara sekian banyak permasalahan yang dihadapi oleh remaja, peneliti akan membatasi permasalahan pada perilaku self harm dan melihat bagaimana gambaran kesepian pada remaja yang melakukannya.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Data yang dianalisis adalah hasil wawancara dan observasi dengan dua orang partisipan berusia remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga tema kesepian yang kemukakan oleh Weiss yaitu family loneliness, romantic loneliness, dan social loneliness, kedua partisipan remaja yang mengalami self harm memiliki perasaan kesepian pada ketiga tema tersebut, dan tema family loneliness memiliki peran yang paling besar pada diri remaja.
Kata Kunci : Kesepian, Remaja, Self Harm.