
STUDI KOMPARASI USAHA TERNAK KERBAU DI DESA UMBE KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT
Author(s) -
Supardi Rusdiana,
Riasari Gail Sianturi
Publication year - 2018
Publication title -
sepa
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2654-6817
pISSN - 1829-9946
DOI - 10.20961/sepa.v13i2.21014
Subject(s) - zoology , mathematics , net income , agricultural science , biology , economics , finance
The study was conducted in West Lombok, West Nusa Tenggara Province in 2014, using surveys and interviews (simple random sampling) to 21 farmers, secondary data and primary data were analyzed quantitatively, qualitatively. The purpose of this article to find out the economic analysis of business buffaloes on farmers. The results showed that, group I average ownership of buffaloes 2 tail/breeder, get a net gain of about Rp.5.850 million / year value of B/C ratio of 1.23, the second group the average ownership of buffaloes 3 heads / breeder net profit of about Rp.9.585 million/breeder the B/C ratio of 1:25 and group III average kepemiikan 4 cattle/farmer a net gain of approximately Rp.14.860 million/year value of B/C ratio of 1.30. T-test results showed that the income of farmers buffalo batten groups I, II and III, there is significant and statistically that sig t-test was calculated based on the results of operations for 1-2 years for income per 2 heads, 3 heads and 4 tails probability (0.35 ≥ 0.05), the level of protabilitas value> 0.05, the probability of 0.00, the value of smaller significance (0.00 <0.05) Abstrak: Penelitian dilakukan di kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2014, menggunakan survey dan wawancara secara (simple random sampling) terhadap 21 peternak, data sekunder dan data primer dianalisis secara kuantitatif, kualitatif. Tujuan tulisan ini untuk mengetahui analisis ekonomi usaha ternak kerbau di petani. Hasil penelitian menujukkan bahwa, kelompok I rata-rata kepemilikan ternak kerbau 2 ekor/peternak, mendapatkan keuntungan bersih sekitar Rp.5.850 juta/tahun nilai B/C ratio 1.23, kelompok II rata-rata kepemilikan ternak kerbau 3 ekor/peternak keuntungan bersih sekitar Rp.9.585 juta/peternak nilai B/C ratio 1.25 dan kelompok III rata-rata kepemiikan 4 ekor/peternak mendapat keuntungan bersih sekitar Rp. 14.860 juta/tahun nilai B/C ratio 1.30. Hasil uji-t menunjukkan bahwa pendapatan peternak kerbau kelompok reng I, II dan III, terdapat perbedaan yang nyata dan secara statistik bahwa sig t-Test dihitung berdasarkan hasil usaha selama 1-2 tahun untuk pendapatan per 2 ekor, 3 ekor dan 4 ekor dengan probabilitas (0,35 ≥ 0,05), tingkat probabilitas nilai > 0,05, probabilitas sebesar 0,00, nilai signifikansi lebih kecil (0.00< 0.05).