z-logo
open-access-imgOpen Access
KETIDAKSADARAN GABRIEL POSSENTI SINDHUNATA DALAM NOVEL MENYUSU CELENG 2019: SUATU TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA
Author(s) -
Sita Dea Krismadana
Publication year - 2020
Publication title -
nuansa indonesia/nuansa indonesia universitas sebelas maret. fakultas sastra
Language(s) - Spanish
Resource type - Journals
eISSN - 2776-3498
pISSN - 0853-6074
DOI - 10.20961/ni.v22i2.46119
Subject(s) - psychoanalysis , psychology , humanities , art
Penelitian ini mengkaji ketidaksadaran pengarang dengan mengambil objek kajian yaitu sebuah novel Menyusu Celeng 2019 karya Gabriel Possenti Sindhunata dengan menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah mengenai ketidaksadaran pengarang yang terbentuk melalui kondensasi, pengalihan, dan simbolisasi yang terdapat dalam novel Menyusu Celeng 2019. Pembatasan masalah pada penelitian ini terletak pada bahasa dalam novel Menyusu Celeng 2019 yang merepresentasikan bentuk hasrat dan kejiwaan pengarang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dalam bentuk deskripsi interpretasi data dengan data dan sumber. Data diambil melalui karya sastra tersebut dan biografi pengarang yang terdapat pada artikel maupun melalui wawancara dengan pengarang. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah melalui bahasa metafora dan metonimi yang tertulis, yaitu dengan bentuk kondensasi, pengalihan, dan simbolisasi yang terdapat dalam novel Menyusu Celeng 2019. Melalui bentuk-bentuk tersebut, terdapat hasrat-hasrat terpendam pengarang yang memiliki ketertarikan kepada budaya, keberpihakannya kepada kaum miskin, dan bagaimana pengarang menggambarkan sifat buruk dari petinggi atau pemerintahan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here