
RITUAL SEBLANG MASYARAKAT USING DI KECAMATAN GLAGAH, KABUPATEN BANYUWANGI JAWA, TIMUR
Author(s) -
Almira Puspita Yashi
Publication year - 2018
Publication title -
haluan sastra budaya/haluan sastra budaya
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-1733
pISSN - 0852-0933
DOI - 10.20961/hsb.v2i1.11790
Subject(s) - humanities , art
Di Banyuwangi terdapat berbagai macam rangkaian kegiatan adat yang berhubungan dengan berbagai peristiwa yang terjadi dalam suatu masyarakat. Salah satunya, tradisi ritual Seblang yang hanya dilakukan oleh masyarakat Using di dua desa dalam lingkungan kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Using merupakan sebutan bagi sisa rakyat Blambangan yang selamat dari perang Puputan Bayu, perang antara Blambangan melawan Belanda. Ritual ini dilakukan sebagai tujuan bersih desa dan tolak bala yang dimaksudkan agar desa tetap dalam keadaan tentram dan terhindar dari mara bahaya. Dalam ritual Seblang terdapat kegiatan berziarah ke makam leluhur, selametan, ider bumi, tarian Seblang dan kirab. Ritual ini mempunyai syarat ketentuan dan tatanan tertentu seperti umur penari, aksesoris yang dipakai penari, dan waktu pelaksanaan tarian. Ritual ini hanya terdapat pada dua desa, desa Olehsari dan Bakungan. Di dalam ritual ini terkandung nilai vertikal, ucapan terima kasih kepada Tuhan atas berbagai kesejahteraan dan horizontal, adanya hubungan sosial yang didasari oleh perasaan senasib sehingga ritual ini unik dan menarik untuk dikaji. Penelitian ini hendak mengkaji lebih jauh tentang ritual Seblang di desa Bakungan dan desa Olehsari, Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses ritual, tatanan, pemilihan pelaku ritual, syarat dan ketentuan hingga perbedaan di kedua desa tersebut. Kata Kunci: Ritual, Seblang, masyarakat Using, budaya