
ANTI-Plasmodium Berghei EKSTRAK DAUN DAN KAYU Lunasia amara Blanco
Author(s) -
Subehan Lallo,
Fitri Ariani,
Resky Syamsu
Publication year - 2019
Publication title -
majalah farmasi dan farmakologi
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2655-6715
pISSN - 1410-7031
DOI - 10.20956/mff.v21i3.6854
Subject(s) - traditional medicine , biology , physics , medicine
Lunasia amara Blanco merupakan tumbuhan yang biasa digunakan untuk berbagai penyakit secara empiris termasuk pada gejala malaria. Bagian yang paling banyak digunakan adalah kayu dan batangnya. Berdasarkan informasi tersebut telah dilakukan pengujian ekstrak kayu dan daun dari tanaman sanrego ini terhadap Plasmodium berghei yang diinfeksikan pada tikus sebagai model pengujian awal untuk anti-malaria dari bahan alam. Ekstrak kayu dan batang diperoleh dengan menggunakan penyari methanol secara sonikasi. Berbagai konsentrasi digunakan secara peroral pada mencit yang telah terinfeksi oleh P. berghei selama 5 hari menunjukkan ekstrak daun tidak memiliki kemampuan dalam menurunkan parasetemia pada tikus sedangkan ekstrak batang memiliki kemampuan dalam menghambat parasitemia pada konsentrasi 0,5% dengan nilai dosis supresi 50% (SD50) sebesar 595 mg/kg bobot badan mencit. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak kayu sanrego memiliki kemampuan untuk digunakan sebagai bahan obat untuk pengobatan malaria