
Dampak Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Terhadap Konsentrasi PM10 di Pekanbaru
Author(s) -
rosita rakhim
Publication year - 2021
Publication title -
ecolab
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 1978-5860
DOI - 10.20886/jklh.15.1.13-22
Subject(s) - physics , chemistry
Dampak Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Terhadap Konsentrasi PM10 di Pekanbaru. Salah satu faktor penurunan kualitas udara dapat disebabkan oleh aktivitas manusia. Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) karena pandemi Covid-19 mengakibatkan penurunan aktivitas masyarakat diluar ruangan. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan kondisi kualitas udara di Pekanbaru sebelum dan saat diterapkan PSBB. Data yang digunakan adalah data konsentrasi PM10 hasil pengukuran PM10 Analyzer, BAM1020. Statistik deskriptif dan uji Mann-Whitney U test sebagai uji non-parametrik untuk menentukan perubahan signifikansi dari PM10 sebelum dan saat PSSB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dan saat PSBB, konsentrasi PM10 di Pekanbaru berada dalam kategori baik (0-50 µg/m3). Berdasarkan distribusi frekuensi kondisi sebelum PSBB, konsentrasi PM10 lebih tinggi jika dibandingkan saat kondisi PSBB. Kemudian berdasarkan polar plot sebaran konsentrasi PM10 bervariasi dengan konsentrasi terbesar sebelum PSBB yaitu antara 12-14 µg/m3 pada arah Barat Laut, sedangkan untuk kondisi saat PSBB konsentrasi terbesar antara 9-10 µg/m3 pada arah Timur Laut. Berdasarkan rata-rata periode waktu per jam dan harian menunjukkan bahwa konsentrasi PM10 cenderung lebih tinggi saat malam hari dibandingkan siang hari dan konsentrasi PM10 tertinggi terjadi pada hari Selasa dan terendah pada hari Minggu. Hasil Uji Mann-Whitney menunjukkan ada perubahan yang signifikan dalam konsentrasi PM10 sebelum dan saat PSBB di Pekanbaru.