z-logo
open-access-imgOpen Access
SESKUITERPEN FURANODIENON DARI RIMPANG Curcuma xanthorrhiza DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERINYA
Author(s) -
Hartiwi Diastuti,
Yana Maolana Syah,
Lia Dewi Juliawaty,
Marlia Singgih Wibowo
Publication year - 2013
Publication title -
molekul
Language(s) - English
Resource type - Journals
SCImago Journal Rank - 0.125
H-Index - 2
eISSN - 2503-0310
pISSN - 1907-9761
DOI - 10.20884/1.jm.2013.8.2.131
Subject(s) - traditional medicine , chemistry , physics , nuclear chemistry , medicine
ABSTRAK [Full Text]Curcuma xanthorrhiza dikenal sebagai tanaman obat Indonesia, rimpangnya sering digunakan dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa seskuiterpen dari rimpang Curcuma xanthorrhizadan menguji aktivitas antibakterinya. Isolasi senyawa dilakukan dengan kromatografi kolom vakum cair dan kromatografi radial. Identifikasi struktur dilakukan secara spektroskopi (FTIR (Fourier Transfrom Infra Red), NMR (Nuclear Magnetic Resonance) 1D dan 2D, serta MS (Mass Spectroscopy)). Uji antibakteri dilakukan dengan metode mikrodilusi, terhadap beberapa bakteri uji yaitu Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis  dan Staphylococcus aureus,. Isolat yang diperoleh berupa minyak tak berwarna yang teridentifikasi sebagai senyawa seskuiterpen furanodienon. Furanodienon menunjukkan aktivitas antibakteri dengan  nilai  MIC dan MBC 125,0 dan 250,0 µg/mL . 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom