
RIVIEW : APLIKASI PENGUNAAN SENSOR BERBASIS ION DALAM MENINGKATKAN AKURASI PEMBERIAN NUTRISI PADA SISTEM TANAM HIDROPONIK
Author(s) -
Jonni Firdaus,
Furqon Furqon
Publication year - 2021
Publication title -
journal of agricultural and biosystem engineering research
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
ISSN - 2776-821X
DOI - 10.20884/1.jaber.2021.2.2.5006
Subject(s) - physics , horticulture , biology
Pemenuhan kebutuhan pangan di dalam perkotaan dapat dilakukan melalui pemanfaatan lahan dan air yang lebih efisien dengan sistem tanam hidroponik. Penggunaan aliran nutrisi tertutup merupakan suatu cara untuk mengurangi biaya dan meminimalkan dampak lingkungan dari sistem hidroponik. Dalam sistem tertutup, sangat penting untuk menentukan konsentrasi nutrisi dalam larutan sisa untuk mengisi kembali larutan nutrisi dengan komposisi hara optimal. Saat ini pengukuran ketersediaan hara di dalam larutan nutrisi berdasarkan konduktifitas listrik (EC) yang memiliki kelemahan karena EC meter hanya dapat menggambarkan konduktifitas listrik dari total ion dan tidak mengukur konsentrasi masing-masing ion secara individu sehingga tidak dapat memantau kebutuhan tanaman secara real-time terhadap masing-masing ion di dalam larutan nutrisi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka saat ini telah mulai dikembangkan teknologi ion selective electrodes (ISE) yaitu suatu sensor berupa elektroda yang dapat mengukur konsentrasi masing-masing ion di dalam larutan nutrisi hidroponik. Penerapan sensor ISE memberikan nilai akurasi yang tinggi terhadap pengukuran konsentrasi ion di dalam larutan nutrisi, sehingga bila dipadukan dengan mekanisme sistem kontrol yang dapat mengontrol penambahan jumlah ion kedalam larutan nutrisi pada sistem hodroponik secara tertutup sesuai kebutuhan tanaman, maka kesetimbangan jumlah ion pada larutan nutrisi akan tetap terjaga pada level kebutuhan tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan produktivitas optimum. Efisiensi penggunaan unsur hara juga meningkat dan dapat mengurangi pencemaran lingkungan karena sisa drainase nutrisi dapat digunakan kembali.