z-logo
open-access-imgOpen Access
DETEKSI PLAGIARISME MENGGUNAKAN ALGORITMA LEVENSHTEIN DISTANCE
Author(s) -
Yuslena,
Husnul Khatimi,
Rizky Aulia Fajrin
Publication year - 2021
Publication title -
jtiulm (jurnal teknologi informasi universitas lambung mangkurat)
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2528-2514
pISSN - 2527-5399
DOI - 10.20527/jtiulm.v6i1.66
Subject(s) - computer science , artificial intelligence , mathematics , combinatorics
Deteksi kesamaan dokumen untuk sistem plagiarisme termasuk dalam riset Natural Language Processing dalam bidang kecerdasan buatan. Plagiarisme banyak terjadi pada dokumen di lingkungan akademisi, begitupun yang terjadi pada PSMTS ULM. Deteksi plagiarisme diperlukan agar menjaga orisinalitas dari hasil tesis mahasiswa. Ada beberapa algoritma yang digunakan peneliti sebelumnya untuk mendeteksi plagiarisme. Namun, algoritma yang diperlukan adalah algoritma yang cepat karena yang sedang terjadi pada tesis mahasiswa relatif memiliki string yang banyak dan data tesis yang akan terus bertambah setiap saatnya mengakibatkan memperlambat kinerja algoritma. algoritma Levenshtein Distance mengungguli algoritma adaptif. Proses preprocessing yang terdiri dari metode case folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming yang dapat melakukan estimasi proses sistem menjadi lebih cepat. Algoritma Levenshtein Distence dapat mendeteksi plagiasi dengan baik dan rata-rata lama proses sistem tanpa dilakukan preprocessing adalah 6,283 ms dan dengan preprocessing adalah 4,920 ms.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here