
Pengguna Vape Di Gudang Vaporizer Di Antasan Besar Banjarmasin Tengah (Studi Tentang Perilaku Remaja)
Author(s) -
Sigit Ruswinarsih Ahmad Zaki Ilmi
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal tugas akhir pendidikan sosiologi
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2776-3110
pISSN - 2776-2963
DOI - 10.20527/jtamps.v2i1.5211
Subject(s) - humanities , psychology , art
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui perilaku pengguna vape (2) Mengetahui gambaran kebutuhan yang dipuaskan oleh vape. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data yang dipilih secara purposive yaitu mereka (remaja) yang menggunakan vape, krateria pengguna vape tersebut adalah laki-laki, usia 14-18 tahun, bertempat tinggal di Banjarmasin, bisa memakai/mengkonsumsi vape. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) perilaku remaja pengguna vape terbentuk karena meniru orang dewasa, misalnya saja kebanyakan remaja pengguna vape sebagaian remaja melihat orang orang dewasa memiliki kebebasan untuk melakukan hal-hal yang tidak bisa mereka lakukan. Kemudian mencari/menarik perhatian lawan jenis, remaja mencari perhatian dengan cara berperilaku aneh dan menampilkan bakat sikap yang mereka miliki agar bisa mendapatkan perhatian. rasa ingin tahu yang tinggi, remaja dengan rasa ingin tahu yang cenderung tinggi akan dengan mudah untuk mencoba akan hal-hal baru seperti kebiasaan-kebiasaan yang mereka anggap itu baik untuk di ikuti. (2) Gambaran kebutuhan remaja yang dipuaskan oleh vape seperti meningkatkan kepercayaan diri dan ingin terlihat keren. Kemudian kebutuhan vape yang tinggi agar terlihat keren ketika di gunakan. kemudian vape pengganti rokok tembakau, mereka yang ingin berhenti merokok memiliki alternatif vape yang dianggap lebih aman. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan (1) Bagi remaja pengguna vape untuk sebisa mungkin menggunakan liquid sesuai standar kebutuhan. (2) Bagi distributor agar bisa meminimalisir harga liquid dikalangan remaja. (3) Bagi Instansi terkait khususnya pemerintah kota Banjarmasin dapat mensosialisasikan penggunaaan liquid dikalangan remaja.