
ANALISIS TINGKAT BAHAYA EROSI PADA VEGETASI KEBUN KARET PADA BERBAGAI KELERENGAN DI SUB DAS BATI-BATI DAS MALUKA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Author(s) -
Shinta Uli Lumbantoruan,
Syarifuddin Kadir,
Khairun Nisa
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal sylva scienteae
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2622-8963
DOI - 10.20527/jss.v4i3.3754
Subject(s) - erosion , hydrology (agriculture) , forestry , environmental science , geology , geography , geomorphology , geotechnical engineering
The danger level of erosion at each land closure and Slopes has different results. It is important to know the handling of erosion hazards later. The purpose of this study is to calculate the amount of erosion due to changes in land closures and to know the level of erosion hazard (TBE) of rubber plantations on various slopes in Sub Das Bati – Bati Das Maluka. The research method is purposive random sampling. Sample points taken based on soil type, slopes class, vegetation, and land cover are adjusted to the land units of the land unit map (overlay). Soil sampling using ring samples and soil drills will then be tested. Land cover and marbles are closely related to erosion values. The highest erosion value is in Land Unit (LU) 38 with an erosion value of 73.64 tons/ha/yr, while the lowest value is at LU 7 with an erosion value of 6.34 tons/ha/yr. The degree of erosion hazard is related to the soil solum. Erosion hazard level in all land units and land cover indicates grade II-S (medium) is present at LU 38 while light (I-SR) is on, LU 37, LU 50, and LU 59, and very light (0-SR) is on LU 7 and LU 34.Tingkat bahaya erosi pada masing-masing penutupan lahan dan kelerengan mempunyai hasil yang berbeda. Hal ini penting untuk mengetahui penanganan bahaya erosi nantinya. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menghitung besarnya jumlah erosi akibat perubahan penutupan lahan serta mengetahui tingkat bahaya erosi (TBE) vegetasi kebun karet pada berbagai kelerengan di Sub Das Bati-Bati Das Maluka. Metode penelitian dilakukan secara purposive random sampling. Titik sampel yang diambil berdasarkan jenis tanah, kelas kelerengan, vegetasi, dan tutupan lahan yang disesuaikan dengan unit lahan dari peta satuan lahan (overlay). Pengambilan sampel tanah menggunakan ring sample dan bor tanah yang kemudian akan dilakukan pengujian. Tutupan lahan dan kelerengan erat kaitannya dengan nilai erosi. Nilai erosi tertinggi berada pada Unit Lahan (UL) 38 dengan nilai erosi sebesar 73,64 ton/ha/thn, sedangkan nilai terendah ada pada UL 7 dengan nilai erosi sebesar 6,34 ton/ha/thn. Tingkat bahaya erosi berhubungan dengan solum tanah. Tingkat bahaya erosi pada semua unit lahan dan tutupan lahan, menunjukkan TBE kelas II-S (sedang) terdapat pada UL 38 sedangkan TBE ringan (I-SR) ada pada, UL 37, UL 50, dan UL 59 serta TBE sangat ringan (0-SR) ada pada UL 7 dan UL 34.