z-logo
open-access-imgOpen Access
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PETUGAS KEBERSIHAN DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH DI PUSKESMAS KOTA BANJARBARU
Author(s) -
Norsita Agustina,
Hilda Irianty,
Nova Tri Wahyudi
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal publikasi kesehatan masyarakat indonesia
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2581-0901
pISSN - 2407-1625
DOI - 10.20527/jpkmi.v4i2.3843
Subject(s) - mathematics , physics
Abstrak Petugas kebersihan bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan dan pemantauan harian terhadap sistem pengelolaan sampah. Dengan demikian, harus memiliki akses langsung kesemua anggota staf puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan pengelolaan sampah dan karakteristik petugas kebersihan di Puskesmas Kota Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini petugas kebersihan di 8 puskesmas di Kota Banjarbaru yang berjumlah sebanyak 15 orang. Sampel yang digunakan adalah total populasi, yaitu sebanyak 15 petugas kebersihan di puskesmas kota Banjarbaru. Pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan taraf signifikasi α= 0,05. Ada hubungan antara usia dengan tindakan pengelolaan sampah dengan nilai p-value= 0.029 α= 0.05 dan nilai korelasi sebesar 0.200. Tidak ada hubungan antara masa kerja dengan tindakan pengelolaan sampah dengan nilai p-value= 0.847 > α 0.05 dan nilai korelasi sebesar 0.055. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pengelolaan sampah dengan nilai p-value= 0.079 > α= 0.05 dan nilai korelasi sebesar 0.468.Tidak ada hubungan antara sikap dengan tindakan pengelolaan sampah dengan nilai p-value= 0.179 > α= 0.05 dan nilai korelasi sebesar 0.367. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan hanya usia yang ada hubungan dengan tindakan pengelolaan sampah sedangkan masa kerja, pelatihan, pengetahuan dan sikap tidak ada hubungan dengan tindakan pengelolaan sampah. Kata-kata kunci: Karakteristik petugas kebersihan, pengelolaan sampah Abstract The hygiene officer is responsible for daily activities and monitoring of the waste management system. Thus, it must have direct access to all members of the health centers  staff. The purpose of this research is to know the action of garbage management and the characteristic of cleaning officer at health centers Banjarbaru city in 2016. The research method used is analytical survey with cross sectional approach. The population in this study of hygiene officers at 8 puskesmas in Banjarbaru city which amounted to 15 people. The sample used is total population, that is as much as 15 janitor in Banjarbaru city health center. Data collection through questionnaires. Data analysis using Spearman Rank test with significance level α= 0.05. There is correlation between age and waste management action with p-value= of 0.029 α= 0.05 and correlation p-value= 0.200. There is no correlation between work period and waste management action with p-value= 0.847 > α= 0.05 and correlation p-value= 0.055. There is no correlation between knowledge with waste management action with p-value= 0.079> α 0.05 and correlation value of 0.468. There is no correlation between attitude and waste management action with p-value= 0.179> α=0.05 and correlation p-value= 0.367. From the research result it can be concluded that only the age that there is correlation with the action of waste management while the working period, training, knowledge and attitude have no correlation with waste management action. Keywords: Characteristic of hygiene officer, waste management

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here