
PERHITUNGAN CADANGAN BATUBARA DENGAN METODE CROSS SECTION PADA PT WINGS SEJATI DI DESA JANAH MANSIWUI KECAMATAN AWANG KABUPATEN BARITO TIMUR
Author(s) -
Rando Rando,
Nurhakim Nurhakim,
Uyu Saismana
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal himasapta
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2579-7816
pISSN - 2527-4619
DOI - 10.20527/jhs.v3i01.954
Subject(s) - forestry , physics , geology , humanities , geography , art
Perhitungan cadangan yang akurat membantu para perancang tambang dapat membuat rencana penambangan yang optimal, baik dari segi produksi, segi waktu dan segi efisiensi, bermuara pada pengambilan keputusan dalam teknis eksploitasi cadangan yang bernilai ekonomis. Saat ini PT Wings Sejati site Bangun Nusantara Jaya Makmur (BNJM) di Desa Janah Mansiwui, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah melakukan penaksiran potensi batubara yang dimiliki dengan harapan hasil data tersebut dapat menjadi acuan dalam evaluasi teknis ekonomis suatu endapan terkait layak atau tidaknya untuk investasi dan seberapa besar cadangan batubara yang dapat dimanfaatkan/ditambang. Penelitian ini menggunakan metode cross section dengan bantuan software tambang. Terkait adanya eksplorasi pada wilayah IUP PT Bangun Nusantara Jaya Makmur (PT BNJM) penulis berkesempatan melakukan penelitian dengan judul Perhitungan Cadangan Batubara Metode Cross Section Pada PT Wings Sejati di Desa Janah Mansiwui, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Penentuan model Batubara, perhitungan dan pit limit mengacu pada topografi yang telah diberikan perusahaan.Berdasarkan hasil pengolahan data dalam permodelan dan perhitungan volume overburden dan batubara dilakukan dengan metode cross section. Cadangan batubara yang dihitung pada pit Barat seam A dan seam B. Volume overburden pada Pit Barat dengan pit limit berjarak 40 meter dari cropline adalah 219.515,9 BCM, batubara 17.014,4 ton, maka nilai SR 12,5. Sedangkan untuk pit limit dengan jarak 36 meter dari cropline, overburden 116.004,15 BCM dan batubara 9.214,83 ton maka nilai SR 12,9. Pada Pit Barat rekomendasi perusahaan yaitu dengan SR 13. Sedangkan perhitungan volume overburden dan batubara dilakukan dengan metode cross section. Cadangan batubara yang dihitung pada Pit Timur Seam C, Seam D dan Seam E. Volume overburden pada Pit Timur yaitu jarak section 50 dengan limit 150 meter dari cropline adalah overburden 1.164.663,225 BCM, batubara 120.778,68 ton maka nilai SR 9,6. Sedangkan jarak 50 dengan limit 100 meter dari cropline adalah overburden 550.653,85 BCM dan batubara 68.256,95 ton maka nilai SR 8,06. Pada Pit Timur rekomendasi perusahaan yaitu dengan SR 10.