
PAMALI DALAM MASYARAKAT DAYAK MERATUS KECAMATAN HAMPANG KABUPATEN KOTABARU (PAMALI IN DAYAK MERATUS COMMUNITY IN HAMPANG DISTRICT, KOTABARU REGENCY)
Author(s) -
Jerry Jeferson
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal bahasa, sastra, dan pembelajarannya (jbsp)
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2580-5932
pISSN - 2089-0117
DOI - 10.20527/jbsp.v12i1.13053
Subject(s) - taboo , sociology , meaning (existential) , anthropology , epistemology , philosophy
Pamali in Dayak Meratus Community in Hampang District, Kotabaru Regency. Thisstudy discusses pamali (taboo; prohibition) in Dayak Meratus community in Hampangdistrict, Kotabaru regency. The research used in this study is descriptive qualitativeresearch because the data produced are in the forms of words or expressions of pamaliwhich are interpreted through descriptions and explanations obtained from the research.The approach used in this study is cultural anthropology approach which focuses onhuman culture or the way of life in society. The object under study is pamali by focusingon the meaning, function, and structure of pamali in Dayak Meratus community. The dataare obtained by observing, interviewing, and documenting, then giving interpretations ordefinitions and processing them into some categories. Based on the result of the analysis,there are two pamalis in Dayak Meratus community: textual meaning and deepestmeaning. The functions of pamali include health, moral education, culture education, andreligious education function. There are two structures of pamali: two-part and three-part.Key words: pamali, Dayak Meratus, cultural anthropology, meaning of pamali, structureof pamaliAbstrakPamali dalam Masyarakat Dayak Meratus Kecamatan Hampang KabupatenKotabaru. Penelitian ini membahas tentang Pamali dalam Masyarakat Dayak MeratusKecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenispenelitian kualitatif deskriptif, sebab data yang dihasilkan adalah berupa kata-kata atauungkapan kalimat pamali yang diinterpretasikan melalui pendeskripsian dan pemaparanyang diperoleh dari penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatanAntropologi Budaya, yaitu memfokuskan perhatian pada kebudayaan manusia ataupuncara hidupnya dalam masyarakat. Objek yang diteliti adalah pamali dengan berfokus padamakna, fungsi, dan struktur pamali dalam masyarakat Dayak Meratus. Data-datadidapatkan dengan cara mengobservasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudianmemberikan interpretasi atau pemaknaan dan mengolahnya ke dalam beberapa kategori.Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, pamali dalam Masyarakat DayakMeratus terdapat dua buah, yaitu makna tekstual dan makna terdalam. Fungsi pamali diantaranya fungsi kesehatan, fungsi Pendidikan Moral, fungsi Pendidikan Budaya, danfungsi Pendidikan Religi. Sedangkan struktur pamali ada dua, yaitu pamali berstrukturdua bagian dan tiga bagian.Kata-kata kunci: pamali, Dayak Meratus, antropologi budaya, makna pamali, strukturpamali