z-logo
open-access-imgOpen Access
Laporan Kasus: Keratitis pada Kucing Lokal
Author(s) -
Aditya Fernando,
Ajeng Aeka Nurmaningdyah,
Sabrina Doloksaribu,
Tiara Novita,
Vici Yulita Lestari
Publication year - 2021
Publication title -
media kedokteran hewan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2775-975X
pISSN - 0215-8930
DOI - 10.20473/mkh.v32i2.2021.52-59
Subject(s) - keratitis , medicine , traditional medicine , ophthalmology
Keratitis merupakan kelainan mata akibat terjadinya infiltrasi sel radang pada kornea yang akan mengakibatkan kornea menjadi keruh sehingga menyebabkan terganggunya penglihatan hewan. Seekor kucing domestik betina diperiksa di Rumah Sakit Hewan Pendidikan Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Brawijaya dengan keluhan mata kucing terlihat tidak jernih atau keruh. Pemeriksaan fisik dan pemeriksaan refleks mata menunjukkan hasil normal. Pemeriksaan mata dengan ophthalmoscope menunjukkan kornea mata yang keruh. Fluorescein test menunjukkan tidak ada kelainan pada mata, sedangkan Schirmer Tear Test menunjukkan penurunan produksi air mata pada mata kanan. Hasil hematologi menunjukkan adanya leukositosis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kucing tersebut mengalami non-ulceratif keratitis atau keratitis superficial. Pengobatan yang diberikan pada kucing tersebut diantaranya adalah antibiotik amoxicillin, vitamin A, dan Cendo Tobroson Eye Drop®. Kondisi mata Caramel tampak membaik setelah dilaksanakan terapi selama 14 hari.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here