z-logo
open-access-imgOpen Access
EVALUATION OF TUBERCULOSIS PROGRAM SURVEILLANCE IN THE DEPARTMENT OF HEALTH IN BLITAR DISTRICT 2018
Author(s) -
Harni Utari Neng,
Atik Choirul Hidajah,
Lucia Yovita Hendrati
Publication year - 2021
Publication title -
jph recode (journal of public health research and community health development)
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2597-7571
pISSN - 2580-0140
DOI - 10.20473/jphrecode.v5i1.26067
Subject(s) - medicine , operations management , geography , engineering
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) masih terus menjadi endemik di berbagai wilayah di dunia, termasuk di India, penilaian klinis, pengujian, pelacakan kontak, konfirmasi diagnosis dengan rejimen pengobatan yang diawas. Pemberantasan yang efektif menjadi salah satu penyakit yang penanggulangannya menjadi komitmen global dalam SDGs. Menunjang keberhasilan program penanggulangan TB diperlukan adanya data epidemiologi penyakit TB yang dapat diperoleh melalui kegiatan surveilans epidemiologi TB. Tujuan: mengetahui gambaran dan evaluasi komponen system dan atribut surveilans TB di Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar tahun 2018. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancang studi evaluasi. Evaluasi sistem surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar di lakukan dari April – Juni 2018 dan data. Evaluasi system surveilans program TB dilakukan dengan wawancara untuk memperoleh informasi. Hasil: Berdasarkan komponen sistem surveilans diperoleh bahwa Pengumpulan data yang dilakukan petugas kesehatan dianggap mudah mulai dari alur pengumpulan data, pengisian formulir hingga alur pelaporan walaupun dalam pengiriman laporan masih ada Puskesmas yang terlambat dalam proses pengiriman ke aplikasi SITT. Proses analisis hanya dilakukan ditingkat Dinas Kesehatan, sedangkan ditingkat Puskesmas tidak dilakukan analisis. Pada komponen output, umpan balik yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten adalah dengan melakukan monitoring mengenai pengumpulan data serta pengiriman laporan melalui aplikasi Whatssapp dan melakukan miniloka setiap 3 bulan.Kesimpulan: Sistem surveilans TB di Kabupaten Blitar masih memerlukan perbaikan dalam pelaksanaannya dalam hal pengumpulan data, analisis data, ketersediaan pedoman surveilans TB hingga pengetahuan petugas terkait dengan surveilans TB.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here