
Belt Road Initiatives (BRI): Intensi Tiongkok Sebagai Supremasi di Samudra Hindia dan Respon Counterbalance dari India
Author(s) -
Danika Ramadhani Azizah Fabtian
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal hubungan internasional
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2715-1565
pISSN - 1411-9382
DOI - 10.20473/jhi.v11i2.10981
Subject(s) - political science , hegemony , economy , economics , law , politics
Samudra Hindia dan region sekitarnya merupakan lokasi strategis yang menarik banyak peminat, tidak terkecuali bagi India dan Tiongkok. Kedua negara ini memiliki persaingan yang didasari atas keinginan untuk menjadi hegemon penyebar pengaruh budaya, politik, ekonomi, hingga militer di perairan ini. Persaingan ini kian menguat semenjak Tiongkok menginisiasikan Belt and Road Initiatives (BRI) yang dipandang India sebagai strategi komprehensif untuk kian mengabsahkan presensi hegemon Tiongkok di wilayah yang di klaim India sebagai tanggung jawabnya. India menanggapi pula dengan berkooperasi beserta kompetitor Tiongkok, layaknya Korea Selatan dan Jepang, untuk menandingi inisiatif ambisius Tiongkok tersebut. Namun, setelah dikaji, sejatinya India dan Tiongkok mengesampingkan rivalitas tersebut demi mewujudkan urgensi dari kepentingan nasional lain yang sama pentingnya Oleh karenanya, tulisan ini akan membahas mulai dari nilai strategis Samudra Hindia, analisis teori, definisi dan trajektori BRI oleh Tiongkok, persepsi India sesungguhnya terhadap BRI, respon counterbalance yang dilakukan India, dan rekomendasi tindakan yang seharusnya dilakukan oleh kedua negara ini