z-logo
open-access-imgOpen Access
Manajemen Laba di Sekitar Peristiwa Penawaran Saham Tambahan
Author(s) -
Andreas Vernando,
Sumaryanto Sumaryanto
Publication year - 2019
Publication title -
baki (berkala akuntansi dan keuangan indonesia)
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2460-4496
pISSN - 2459-9581
DOI - 10.20473/baki.v4i1.11345
Subject(s) - business administration , business
Penawaran saham tambahan merupakan determinan perusahaan melakukan manajemen laba (Teoh et al., 1998b; Rangan 1998; Shivakumar 2000; Kim dan Park 2005; Cohen dan Zarowin 2010). Akan tetapi, hasil penelitian sebelumnya tidak selaras dengan hasil penelitian Ball and Shivakumar (2008). Ball and Shivakumar (2008) berargumen bahwa perusahaan tidak melakukan manajemen laba sebelum melakukan penawaran saham perdana karena terdapat regulasi yang baik di US dan UK. Mekanisme pengawasan yang kuat seperti di US dan UK mungkin tidak berlaku di Indonesia. Cheung et al., (2014) menggunakan instrumen survey untuk menilai kualitas praktik tata kelola perusahaan di Asian Emerging Markets. Hasil penelitian Cheung et al., (2014) menyajikan bukti bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki Indeks Tata Kelola Perusahaan paling buruk di antara China, Hongkong, Thailand dan Pilipina. Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya ialah selain menggunakan analisis uji beda, penelitian ini menggunakan analisis regresi guna mendapatkan hasil yang lebih komprehensif. Penelitian ini menggunakan alat analisis wilcoxon signed rank test untuk membandingkan manajemen laba akrual dan real sebelum dan setelah penawaran saham tambahan. Selain itu, penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda untuk mendeteksi apakah peristiwa saham tambahan berpengaruh terhadap manajemen laba dengan menyertakan variabel determinan yang lain. Hasil uji beda menunjukkan bahwa perusahaan menggunakan manajemen laba akrual dan real pada saat peristiwa saham tambahan. Untuk mendapatkan gambaran hasil yang lebih kokoh (robust), penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda menyediakan bukti yang serupa yakni perusahaan menggunakan manajemen laba akrual dan real pada saat peristiwa saham tambahan, setelah mengontrol variabel determinan yang lain. Kata Kunci: SEO; Manajemen Laba Akrual; Manajemen Laba Real

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here