
RESILIENCY QUOTIENT PERAWAT DI RUMAH SAKIT DI JAKARTA [NURSES’ RESILIENCE QUOTIENT IN A JAKARTA HOSPITAL]
Author(s) -
Alvian Josua Editya,
Aryanto Juvendi Kaburito,
Donal Hariman Pasaribu,
Juniarta Juniarta,
Lenny Angelina Harefa
Publication year - 2021
Publication title -
nursing current
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2621-3214
pISSN - 2089-922X
DOI - 10.19166/nc.v9i2.4978
Subject(s) - medicine , humanities , art
BAHASA INDONESIA Perawat merupakan kelompok tenaga kesehatan yang berisiko mengalami tekanan kerja, apabila tidak dapat diadaptasi akan menimbulkan stress kerja dan jika berlangsung lama dengan intensitas yang tinggi dapat berujung pada burnout. Oleh sebab itu, perawat membutuhkan resiliensi untuk dapat bertahan dalam menghadapi berbagai masalah dan tuntutan pekerjaan di rumah sakit. Penelitian tentang resiliensi pada perawat di Indonesia masih sangat sedikit, begitu juga di satu rumah sakit swasta di Jakarta penelitian mengenai resiliensi belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resiliency quotient pada perawat di rumah sakit swasta di Jakarta. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di satu rumah sakit swasta di Indonesia. Sampel penelitian berjumlah 156 perawat dengan menggunakan metode Convenience Sampling . Pengambilan data menggunakan kuesioner R esiliency Quotient (RQ) Russell dan Russell (2007) dengan jumlah pertanyaan sebanyak 32 item ( Cronbach’s Alpha 0,951). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas perawat masuk dalam kategori resilient yaitu sebanyak 137 perawat (87,82%),18 perawat (11,54%) sangat resilient, dan satu perawat (0,64%) sedikit resilient. Pada penelitian selanjutnya diharapkan untuk menggali lebih dalam faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi pada perawat. BAHASA INGGRIS Nurses are a group of healthcare workers who are at risk of experiencing work pressure which mightl cause job stress and in turn might lead to burnout. Therefore, nurses need to be resilient to be able to face various problems and work demands in the hospital. Research on resiliency of nurses in Jakarta is still insufficient, as is in a private hospital in western Indonesia where research on resiliency has never been done. Purpose: This study aimed to describe nurse’s resiliency quotient. This was a descriptive quantitative study. The population was nurses in a private hospital in western Indonesia, obtaining 156 respondents. The instrument used was Resiliency Quotient (RQ) questionnaire by Russell and Russell (2007) with 32 questions. The result showed that the majority (87,82%) of nurses were resilient, 18 (11.54%) nurses were very resilient, and only 1 (0.64%) who was slightly resilient. It is expected that the next study will explore in depth about factors contributing to nurses’ resiliency.