
Kajian Pustaka: Pemanfaatan Bakteriosin dari Produk Fermentasi sebagai Antibakteri terhadap Staphylococcus aureus
Author(s) -
Meliana Puti Fatimah,
Imam Megantara,
Trianing Tyas Kusuma Anggaeni
Publication year - 2020
Publication title -
indonesia medicus veterinus
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2477-6637
pISSN - 2301-7848
DOI - 10.19087/imv.2020.9.5.835
Subject(s) - staphylococcus aureus , physics , microbiology and biotechnology , traditional medicine , biology , bacteria , medicine , genetics
Munculnya resistensi antibiotik terhadap beberapa strain Staphylococcus aureus mendorong untuk dilakukannya penemuan alternatif antibakteri yang aman dan efektif. Bakteriosin merupakan protein atau peptida yang disintesis di dalam ribosom oleh banyak spesies bakteri asam laktat. Umumnya, bakteriosin digunakan sebagai pengawet alami dalam industri pangan, namun bakteriosin diketahui juga memiliki aktivitas bakterisidal terhadap bakteri yang memiliki kekerabatan dekat dengan bakteri penghasilnya, terutama bakteri yang tergolong dalam kelompok Gram positif. Terdapat beberapa mekanisme utama bakteriosin sebagai antibakteri, antara lain melalui pembentukan pori, degradasi sel DNA, atau penghambatan sintesis peptidoglikan. Penggunaan bakteriosin sebagai antibakteri telah banyak dilakukan yang dibuktikan melalui scanning electron microscopy dan transmission electron microscopy terhadap S. aureus oleh adanya kerusakan dinding sel dan pembentukan pori pada membran sitoplasma. Kajian pustaka ini membahas mengenai aktivitas antibakteri bakteriosin terhadap S. aureus yang meliputi pemanfaatan bakteriosin yang dihasilkan oleh bakteri asam laktat dan mekanisme kerja dari bakteriosin.