z-logo
open-access-imgOpen Access
Latar Historis Indikator Kerelaan Perempuan Dalam Perkawinan
Author(s) -
Ramadhita Ramadhita
Publication year - 2015
Publication title -
de jure
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2528-1658
pISSN - 2085-1618
DOI - 10.18860/j-fsh.v7i1.3507
Subject(s) - humanities , art
Suka rela merupakan salah satu prinsip ajaran Islam dalam aktivitas ibadah maupun muamalah. Asas suka rela juga diimplementasikan dalam bidang perkawinan sebagaimana ditegaskan dalam beberapa hadits Rasulullah SAW. Indikator yang digunakan yaitu isarat “diam” dari calon mempelai perempuan. Namun, tidak jarang hadits tentang indikator ini dipahami secara parsial dan manafikan konteks sosio-historisnya. Wali sering kali melakukan hegemoni dan pemaksaan terhadap perempuan yang ada di bawah perwaliannya,tanpa memperhatikan kondisi psikologisnya, perubahan sikap, dan hak-hak dasarnya dalam perkawinan. Penggunaan sebuah isyarat pada dasarnya harus disepakati terlebih dahulu oleh pemberi isyarat dan penerima isyarat dalam proses dialogis. Sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW pada saat menerima peminangan dari Ali bin Abi Thalib.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here