z-logo
open-access-imgOpen Access
PENCERMATAN PARADIGMA NILAI-NILAI LUHUR ISLAMI: dalam Tata Hidup Bermasyarakat dan Bernegara
Author(s) -
Achmad Mudlor
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal el-harakah/el harakah
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2356-1734
pISSN - 1858-4357
DOI - 10.18860/el.v4i3.5171
Subject(s) - humanities , sociology , political science , philosophy
Paradigm scrutiny means the scrutiny of the system and its associated arrangement. The scope of the noble values in the spotlight of Islam is also very broad and deep that lies in the authentic books of salafiah, especially books that discuss morality and tasawwuf. This paper outlines the paradigm of Islamic noble values in the life of the nation and society. Factors that play a role in reestablishing the noble norms of the society's life order are numerous, depending on the living conditions in the midst of the society. The condition is always changing and developing like science, always proceeding, never ending and slesai. It is necessary to have reliable community and state leaders, their existence, capabilities and professionalism and loyalty. Besides being able to condition law principles in the midst of a dialectical situation.   Pencermatan paradigma berarti pencermatan sistem dan susunan yang terkait di dalamnya. Cakupan nilai-nilai luhur dalam sorotan Islam juga sangat luas dan mendalam yang terbentangkan dalam buku-buku otentik salafiah, khususnya buku-buku yang membahas akhlaq dan tasawuf. Tulisan ini mengangkat garis besar paradigma nilai luhur Islami dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Faktor-faktor yang berperan dalam merealiasi norma-norma luhur pada tatanan kehidupan masyarakat banyak sekali, tergantung dengan kondisi yang hidup di tengah-tengah mayarakat itu. Kondisi tersebut selalu berubah-ubah dan berkembang seperti ilmu pengetahuan, selalu berproses, tidak pernah berakhir dan slesai. Di sini diperlukan pemimpin-pemimpin masyarakat dan negara yang handal, baik eksistensinya, kapabilitasnya maupun profesionalismenya dan loyalitasnya. Disamping mampu mengkondisi kaedah-kaedah hukum di tengah-tengah situasi yang dialektis.  

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here