
Pirolisis Campuran PET dan LDPE Menggunakan Oven Microwave
Author(s) -
Novi Caroko
Publication year - 2021
Publication title -
jmpm (jurnal material dan proses manufaktur)
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2656-5897
pISSN - 2580-3271
DOI - 10.18196/jmpm.v5i1.11947
Subject(s) - low density polyethylene , physics , nuclear chemistry , pyrolytic carbon , pyrolysis , materials science , chemistry , organic chemistry , nuclear magnetic resonance , polymer
Meningkatnya kebutuhan manusia terhadap produk plastik khususnya yang berbahan PET dan LDPE berdampak pada sampah yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh daya keluaran microwave (600 W dan 800 W) pada proses microwave-assisted pyrolysis sampah PET dan LDPE. Penelitian ini mencakup tiga langkah: preparasi sampel, analisis termogravimetri, dan analisis studi kinetik. Hasil studi kinetik menunjukan bahwa peningkatan daya keluaran microwave mengakibatkan peningkatan temperatur maksimum, laju kenaikan temperatur, laju kehilangan massa, dan nilai kalor. Energi aktivasi pirolisis LDPE lebih rendah dibandingkan PET. Hasil uji GC-MS menunjukan pyrolytic oil PET didominasi oleh senyawa asetaldehid, sedangkan pada LDPE didominasi senyawa fenol. Daya keluaran microwave paling efektif yang digunakan untuk memperoleh pyrolytic oil dari PET adalah 800 W, sedangkan LDPE adalah 600 W.