
Uji Efektivitas Bioherbisida Ekstrak Etil Asetat Babadotan (Ageratum conyzoides L.) Dari Berbagai Ketinggian Tempat Dan Konsentrasi Terhadap Pertumbuhan Gulma Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.)
Author(s) -
Zainuddin Zainuddin,
Siti Hafsah,
Gina Erida
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal ilmiah mahasiswa pertanian
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2615-2878
pISSN - 2614-6053
DOI - 10.17969/jimfp.v3i4.9493
Subject(s) - physics , ageratum conyzoides , horticulture , biology , botany , weed
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas ekstrak etil asetat babadotan dari berbagai ketinggian tempat dan konsentrasi terhadap pertumbuhan gulma bayam duri. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Gulma Program Studi Agroteknologi dan Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, serta Laboratorium Analisis Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), sejak September 2017– Januari 2018. Bahan yang digunakan adalah benih bayam duri, yang diperoleh dari Kecamatan Delima Kabupaten Pidie dan daun babadotan yang diperoleh dari 3 daerah dengan ketinggian yang berbeda yaitu Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar (19 mdpl), Kecamatan Lembah Seulawah Saree Kabupaten Aceh Besar (261 mdpl) dan Kecamatan Takengon Kabupaten Aceh Tengah (1259 mdpl) dengan konsentrasi 5, 10 dan 15% sebagai bioherbisida. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 3 dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama yaitu ketinggian tempat dengan 3 taraf dan faktor kedua konsentrasi dengan 3 taraf. Ekstrak yang dihasilkan pada ketinggian tempat yang berbeda dan konsentrasi ekstrak etil asetat berpengaruh nyata terhadap laju tinggi, jumlah daun, diameter batang, persentase pengendalian dan panjang akar. Terdapat interaksi antara ketinggian tempat dan konsentrasi terhadap persentase pengendalian pada 7 dan 14 HSA. Ekstrak yang dihasilkan pada ketinggian 9 mdpl dengan konsentrasi 10% dapat mengendalikan gulma bayam duri hingga 100% pada 7 HSA.The Test of Effectiveness Whiteweed Ethyl Acetate Extract (Ageratum conyzoides L.) from Various Altitudes And Concentration Against the Growth of Spiny Amaranth Weed (Amaranthus spinosus L.)Abstract. This study aims to examine the activity of ethyl acetate fraction of whiteweed extract from various altitudes and concentration againts the growth of spiny amaranth. This research was conducted at Laboratory of Weed Science, Agrotechnology Department, and Experimental Garden, Agriculture Faculty, Syiah Kuala University Banda Aceh, and Laboratory of Chemical Analysis Mathematics Faculty and Natural Science, from September 2017 to January 2018. The materials used is spiny amaranth seed that obtained from Subdistrict of Delima, District of Pidie and babadotan leaves obtained from three regions with different altitude that is Subdistrict of Indrapuri, District of Aceh Besar (19 masl), Subdistrict of Subdistrict of, District of Aceh Besar (261 masl) and Subdistrict of Takengon District of Aceh Tengah (1259 masl) with each concentration 5, 10 and 15% as bioherbicide. This research using Randomized Completely Design with Factorial pattern which has 3 × 3 treatments and 3 replication. The first faktor is altitude and second is concentration of ethyl acetate extract. Ethyl acetate extracts that produced in different altitudes and concentrations were significantly influence the high rate of spiny amaranth, number of leaves, stem diameter, control percentage and root length. There is an interaction between altitude and concentration on the percentage of control at 7 and 14 HSA. Extracts produced at an altitude of 9 masl with a concentration of 10% can control spinach weeds up to 100% at 7 HSA.