
Prediksi Keberadaan Air Tanah Secara Geolistrik pada Areal Sawah Tadah Hujan di Kabupaten Simeulue
Author(s) -
Mahfuddin Mahfuddin,
Mustaqimah Mustaqimah,
Muhammad Yasar
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal ilmiah mahasiswa pertanian
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2615-2878
pISSN - 2614-6053
DOI - 10.17969/jimfp.v3i4.9133
Subject(s) - environmental science , hydrology (agriculture) , groundwater , forestry , geology , geotechnical engineering , geography
Abstrak. Sawah tadah hujan merupakan sawah yang sepenuhnya mengandalkan air hujan yang jatuh pada areal saawh sebagai pengatur kebutuhan air, akibatnya sawah tadah hujan sering mengalami kekeringan. Oleh karena itu dimanfaatkan air tanah sebagai sumber irigasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi air tanah berdasarkan resistivitas batuan dibawah permukaan sebagai potensi air irigasi dalam menunjang ketahanan pangan. Pendugaan potensi air tanah dilakukan dengan menggunakan alat ARES konfigurasi wenner-schlumberger. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dengan menggunakan program Res2Dinv untuk mendapatkan gambar penampang dua dimensi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pencitraan resistivitas pada lintasan Situbuk adalah 5 meter sampai 86 meter dan hasil nilai resistivitas 2.54 Ωm sampai dengan 93,8 Ωm dengan RMS error 44,2% yang terdiri dari susunan pasir dan lempung. Potensi air tanah diduga berada pada kedalaman antara 18 – 80 m dengan nilai resistivitas 2,54 – 10 Ωm. Prediction of Groundwater Existence in the Rainwater Rice Field with Geoelectric in Simeulue RegencyAbstract. Rainwater rice field is fully rely on rainwater that falls on the acreage of rice fields as a regulator of water needs, as result of rice field rainwater often drought. Therefore utilized groundwater as a source of irrigation water. The purpose of this study was to identify potential groundwater based on rock resistivity as irrigation water to support food security. Groundwater potential prediction is using ARES with Wenner-Schlumberger configuration. Processed data obtained by using Res2Dinv program to obtain image of 2 dimensional cross section. The result of this research show that resistivity imaging on the path Situbuk is 5-86 meters and resistivity values yield 2.54 Ωm-93,8 Ωm with RMS error 44,2% consisting of the arrangement of sand and clay. The potential groundwater alleged at a depth 18-80 meters with 2,54 – 10 Ωm resistivity value.