z-logo
open-access-imgOpen Access
Pengaruh konsentrasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas kedelai (Glycine max (L.) Merill)
Author(s) -
Agung Aulia Saputra,
Marai Rahmawati,
Nurhayati Nurhayati
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal ilmiah mahasiswa pertanian
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2615-2878
pISSN - 2614-6053
DOI - 10.17969/jimfp.v3i2.7438
Subject(s) - mathematics , horticulture , biology
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati dan varietas kedelai serta interaksi antara konsentrasi pupuk hayati dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai, dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian dan Laboratorium Hortikultura Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2017. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi pupuk hayati  yang terdiri atas  4 taraf yaitu 0, 20, 40 dan 60 cc/L air dan faktor kedua yaitu varietas kedelai yang terdiri atas 3 taraf yaitu Anjasmoro, Grobogan dan Kipas Merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk hayati 20 cc/L air mampu meningkatkan tinggi tanaman pada umur 14 HST dan 28 HST. Varietas yang memiliki pertumbuhan terbaik dijumpai pada varietas Anjasmoro, dan hasil yang terbaik dijumpai pada varietas Kipas Merah.Pengaruh konsentrasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas kedelai (Glycine max (L.) Merill)Abstrak .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan kedelai varietas pupuk hayati dan berinteraksi antara konsentrasi pupuk hayati dan varietas terhadap pertumbuhan dan kedelai hasil, telah dilakukan di kebun percobaan dan laboratorium dari horticilture Departemen Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh dari Juli sampai Oktober 2017. penelitian kelompok digunakan secara acak metode desain sistem faktorial 2 faktor dan diulang 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi pupuk hayati yang terdiri dari 4 level 0, 20, 40 dan 60 cc / L air dan faktor kedua adalah varietas kedelai yang terdiri 3 tingkat Anjasmoro, Grobogan dan Kipas Merah. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi pupuk hayati 20 cc / L air mampu meningkatkan tinggi tanaman pada 14 HST dan 28 HST.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here