z-logo
open-access-imgOpen Access
Analisis Penentuan Komoditas Unggulan Dalam Pengembangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten Aceh
Author(s) -
Muhammad Iqbal,
Ismayani Ismayani,
Romano Romano
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal ilmiah mahasiswa pertanian
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2615-2878
pISSN - 2614-6053
DOI - 10.17969/jimfp.v3i2.6811
Subject(s) - food science , biology
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komoditas unggulan yang bisa dijadikan sebagai kebijakan dalam pengembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar. Indrapuri adalah kecamatan yang sudah tercantum dalam “ Qanun Kabupaten Aceh Besar No. 4 Tahun 2013 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Aceh Besar Tahun 2012-2032 ” sebagai Kawasan Strategis Kabupaten Agropolitan dengan dibantu hinterland dan memiliki potensi dikelima sub-sektor pertanian. Oleh sebab itu, diperlukannya pengindetifikasian komoditas unggulan menggunakan analisa LQ dengan memanfaatkan data luas panen dan produksi di Kecamatan Indrapuri. Komoditas unggulan dipilih berdasarkan hasil perhitungan LQ1 , yang diindentifikasi sebagai komoditas basis. Berdasarkan hasil penelitian komoditas unggulan berdasarkan luas panen adalah padi, jagung, semangka, jeruk besar, jambu biji, nenas, nangka, sawo, papaya, salak, manggis, melinjo, cabai merah, kacang panjang, terong, cabai rawit, kopi, pala, pinang, kapuk, kemiri, lada, sagu, aren, dan tembakau. Sedangkan, berdasarkan panen adalah padi, jagung, timun, semangka, jeruk besar, nangka, sawo, pisang, manggis, melinjo, cabai merah, kacang panjang, terong, kopi, pala, pinang, kapuk, kemiri, lada, sagu, aren, dan tembakau, kolam (berdasarkan tempat budidaya), sapi dan ayam ras. Tetapi, tidak ditemukan sektor industri hulu-hilir disetiap sub-sektor pertanian sehingga, Kecamatan Indrapuri belum bisa dikatakan sebagai kawasan agropolitan sepenuhnya Kata kunci: komoditas unggulan, LQ, Agropolitan.  Abstract. This research aims to analyze the superior commodities that could serve as policy in the development area of Indrapuri Subdistrict agropolitan in Aceh Besar District. Indrapuri subdistrict is already mentioned in the  Regulation of Aceh Besar Regency No. 4 in 2013 “The Arrangement of Space Order Plan  (RTRW – Rencana Tata Ruang Wilayah) Aceh Besar Regency in 2012-2032”  as Strategy Area District of Agropolitan which assisted the hinterland and have the potential in fifth agricultural subsector. Therefore, it needed the identification of the superior commodities using Location Quotient (LQ) analysis by utilizing the extensive harvest data and production in Indrapuri Subdistrict. The superior commodities were chosen based on the results of the calculation of the LQ 1, which identificated as a commodity base. Based on the results of superior commodities in  broad commodity crop is rice, corn, watermelon, grapefruit, guava, pineapple, jackfruit, sawo,  papaya, salak, mangosteen, melinjo, red chilli, long beans, eggplant, cayenne, coffee, nutmeg, pinang, kapuk, candlenut, pepper, sago, sugar palm and tobacco. Whereas, on the basis of the harvesting is rice, corn, cucumber, watermelon, grapefruit, sawo, banana, mangosteent, melinjo, red chilli, long beans, eggplant, coffee, nutmeg, kapuk, candlenut, pepper, sago, sugar palm and tobacco, pond (based on farming), cow and broiler livestock. However, However Indrapuri can not be said to be fully agropolitan because , the industrial sector is not found in every upstream-downstream on each sub-sector agricultural. Keywords: superior commodities, LQ, Agroplitan

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here