
Analisis Dampak Ketimpangan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Terhadap Kemiskinasn Di Wilayah Barat Selatan Provinsi Aceh
Author(s) -
Yuwanda Irmiyanti,
Suyanti Kasimin,
Teuku Fauzi
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal ilmiah mahasiswa pertanian
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2615-2878
pISSN - 2614-6053
DOI - 10.17969/jimfp.v2i3.3753
Subject(s) - economics
Abstrak. Kesejahteraan suatu wilayah dapat di lihat dari besarnya PDRB per kapita serta peran sektor-sektor di dalamnya sehingga menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di setiap daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak ketimpangan pertumbuhan ekonomi wilayah terhadap kemiskinan di Wilayah Barat Selatan Provinsi Aceh yang di lihat dari tingkat PDRB per kapita. Tingkat ketimpangan pertumbuhan ekonomi di analisis dengan menggunakan ukuran koefisien variasi dari logaritma PDRB atas harga konstan 2000 dan koefisien variasi dari masing-masing variabel pertumbuhan penduduk serta kontribusi sektor industri. Adapun tingkat kecenderungan ketimpangan pertumbuhan ekonomi dianalisis secara deskriptif menggunakan rumus Indeks Williamson. Hasil dari analisis menunjukkan perekonomian di 5 Kabupaten Wilayah Barat Selatan Provinsi Aceh selama kurun waktu 2009-2015 mengalami tingkat ketimpangan sedang sampai dengan tingggi (IW 0,38-0,62). Dari 2 variabel yang di duga mempengaruhi ketimpanganpertumbuhanekonomi wilayah maka faktor yang signifikan adalah faktor kontribusi sektor industri, sedangkan faktor pertumbuhan penduduk tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pertumbuhan ekonomi wilayah. Hal ini disebabkan oleh penyerapan tenaga kerja yang masih tinggi. Hasil penelitian ini juga di simpulkan bahwa bahwa semakin tinggi ketimpangan pertumbuhan ekonomi wilayah maka akan berdampak pada tingginya persentase penduduk miskin di masing-masing wilayah. (Analisis Of Impact Ekonomic Growth Areas On Povertyn The South West Territory Of Aceh Province)Abstract. Welfare of a area can be seen from the size of GRDP per capita and the role of sectors in it so as to produce high economic growth in each region. The purpose of this study is to analyze the impact of regional economic growth inequality on poverty in the South West Region of Aceh Province viewed from the level of GRDP per capita. The level of inequality of economic growth in the analysis by using the size of the coefficient of variation of the GDP logarithm over 2000 constant prices and the coefficient of variation of each variable of population growth as well as the contribution of the industrial sector. The level of trends inequality of economic growth is analyzed descriptively using Williamson Index formula. The results of the analysis showed that the economy in 5 Districts of the Western Region of Aceh Province during the period of 2009-2015 experienced a low level of moderate to high (IW 0,38-0,62). From 2 variables which is to be expected affect the imbalance of regional economic growth then a significant factor is the contribution factor of the industrial sector, while the population growth factor does not affect the imbalance of regional economic growth. This is due to the high employment absorption. The results of this study also concluded that the high inequality of regional economic growth will affect the high percentage of poor people in each region.Kata Kunci : Ketimpangan Pertumbuhan Ekonomi, Fator-faktor Ketimpangan, Indeks Williamson.Key Words: Economic Growth Inequality, Inequality Factors, Williamson Index.