
Komparasi Efisiensi Pemasaran Sayur-sayuran di Daerah Dataran Tinggi dan Dataran Rendah
Author(s) -
Ikramatul Fitria,
Suyanti Kasimin,
Akhmad Baihaqi
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal ilmiah mahasiswa pertanian
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2615-2878
pISSN - 2614-6053
DOI - 10.17969/jimfp.v2i1.2204
Subject(s) - agricultural science , business , biology
Abstrak. Cabai dan bawang merah merupakan salah satu jenis komoditas andalan untuk bahan pangan jenis holtikultura, peningkatan produksi kedua komoditas ini terus meningkat. Aktivitas pemasaran sangat penting agar komoditi hasil petani dapat sampai ke tangan konsumen. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan efisiensi pemasaran dan kendala-kendala dalam pemasaran sayur-sayuran (cabai dan bawang merah) di daerah dataran tinggi (Kabupaten Bener Meriah) dan dataran rendah (Kabupaten Aceh Besar). Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah dan Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar dengan metode pengambilan sampel petani yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified random sampling dan Snowball sampling untuk pedagang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis margin pemasaran, efisiensi pemasaran, mengitung farmer’s share dan analisis deskriptif untuk mengetahui saluran pemasaran dan kendala-kendala dalam pemasaran. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat dua saluran pemasaran cabai dan bawang merah dan hasil analisis efisiensi pemasaran yang paling efisien adalah saluran pemasaran pada cabai dan bawang merah di Kabupaten Aceh Besar dibukitkan dengan nilai efisiensi yaitu 2,35%, serta kurangnnya pasokan produk dari petani lokal dan berfluktuasinya harga menjadi kendala didalam pemasaran cabai dan bawang merah. Dapat diambil kesimpulan diketahui bahwa kedua jenis saluran pemasaran yang terbentuk sudah efisien. Abstract. Chili and onion are one of the mainstay commodity types for horticultural food, The increasing of both of these commodities is constantly ceaseless. Marketing activity is absolutely crucial in order to deliver those harvested commodities to the consumers. This study aims to compare the marketing efficiency with its obstacles in vegetables (chilli and onion) marketing process in the highlands (Bener Meriah) and lowland (Aceh Besar). The research was carried out in Bukit, Bener Meriah and Darussalam, Aceh Besar. The researcher applied stratified random sampling to pick the samples from farmers and snowball sampling for the traders. The method analysis that has been used in this research is marketing margin analysis, efficiency marketing, farmer’s share counting and descriptive analysis to investigate the marketing channels and the obstacles in the marketing. The results of the study revealed that there are two marketing channels chili and onions. and through efficiency analysis it can be understood that the most efficient marketing is a chilli marketing channel in Aceh Besar which was proven with a value 2.35%, a lack of supply from local farmers, and the price fluctuation has been becoming the obstacles in marketing both chili and onions. It can be concluded that both of the formed marketing channel types are efficient.