
Keterampilan Motorik Kasar dan Halus Anak Usia Dini Usia 4-5 Tahun pada Kelompok Sosial Ekonomi Status Orang Tua Tingkat Menengah
Author(s) -
Gano Sumarno,
Mesa Rahmi Stephani,
Ricky Wibowo
Publication year - 2018
Publication title -
tegar
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2797-2038
pISSN - 2614-5626
DOI - 10.17509/tegar.v2i1.16273
Subject(s) - gross motor skill , psychology , simple random sample , population , developmental psychology , motor skill , demography , sociology
Early childhood motor development is important to know, as an effort to identify children's talents and abilities. Early detection also needs to be known to determine what efforts can be taken to optimize child development. This study aims to provide a description of gross and fine motor development in children aged 4-5 years who are associated with parents' socio-economic status (SES). The research method used descriptive quantitative method, with Ex-Post Facto design. The study population was children 4-5 years old Kindergarten and Raudhatul Athfal in urban areas with Intermediate (Middle and Upper and Lower Middle) SES levels. The sample was chosen by cluster random sampling. Participating samples have received parental approval. SES is measured using the SES Questioner. Motor skills were measured using ASQ 3rd Edition. Efforts to increase active lifestyles in early childhood require the role of a fairly large parent. Good gross motoric development is the child's initial capital to be able to carry out more complex motion tasks. Fine motoric is no less important to continue stimulated both in the home and school environment. Because this plays an important role as a basis for children to be able to write and read, as well as doing simple motor tasks. AbstrakPerkembangan motorik anak sejak dini penting untuk diketahui, sebagai upaya identifikasi bakat dan kemampuan anak. Deteksi dini pun perlu diketahui untuk menentukan upaya apa saja yang bisa ditempuh untuk mengoptimalkan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia 4-5 tahun yang dihubungkan dengan latar belakang sosial ekonomi status (SES) orang tua. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan desain Ex-Post Facto. Populasi penelitian adalah anak Taman Kanak-kanak dan Raudhatul Athfal berusia 4-5 tahun di wilayah perkotaan dengan tingkat SES Menengah (Menengah Atas maupun Menengah Bawah). Sampel dipilih dengan cluster random sampling. Sampel yang berpartisipasi telah mendapatkan persetujuan orang tua. SES diukur menggunakan SES Questioner. Keterampilan motorik diukur menggunakan ASQ 3rd Edition. Upaya peningkatan gaya hidup aktif pada anak usia dini memerlukan peran orang tua yang cukup besar. Perkembangan motorik kasar yang baik merupakan modal awal anak untuk mampu melakukan tugas gerak yang kian lama kian kompleks. Motorik halus pun tidak kalah penting untuk terus distimulasi baik di lingkungan rumah maupun sekolah. Karena hal ini sangat berperan penting sebagai dasar bagi anak untuk mampu menulis dan membaca, juga mengerjakan tugas motorik yang sederhana.