
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media Games Book terhadap Hasil Belajar IPS dan Keterampilan Sosial Siswa SD
Author(s) -
Acep Saepul Rahmat,
Mohamad Syarif Sumantri,
Deasyanti Deasyanti
Publication year - 2017
Publication title -
indonesian journal of primary education
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2597-4866
DOI - 10.17509/ijpe.v1i2.10428
Subject(s) - physics , humanities , philosophy
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Inquiry berbantuan media Games Book terhadap kemampuan hasil belajar IPS dan keterampilan sosial siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan di SD Negeri Sukamanah 1 Kecamatan Cigalontang Tasikmalaya dengan sampel siswa kelas IVA 30 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV B dengan sampel siswa 30 orang sebagai kelas kontrol yang dilaksanakan pada semester 1 tahun ajaran 2017/2018. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan random sampling. Teknik penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes hasil belajar kognitif dan lembar observasi pengamatan perilaku untuk mengetahui keterampilan sosial siswa pada saat proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial, dengan terlebih dahulu dilakukan pengujian validitas dan realibilitas serta Justivication expert dan uji norrmalitas dan homogenitas baik kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Inquiry ataupun kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran ekspositori. Hasil pengujian menunjukan bahwa kedua kelas berdistribusi normal serta menunjukan homogenitas kedua kelas tersebut homeogen. Hasil penelitian menunjukan kenaikan rata-rata hasil belajar kognitif mata pelajaran IPS kelas eksperimen dari 51,66 menjadi 82,83 sedangkan kelas Kontrol dari 54,83 menjadi 60,13. Adapun aspek keterampilan sosial menunjukan skor rata-rata kelas eksperimen dari 51 menjadi dan 85 dari skor maksimal 120 dan keterampilan sosial untuk kelas kontrol memperoleh skor rata-rata dari 51,5 menjadi 59,5. serta keefektifan proses pembelajaran apabila melihat rata-rata Normal Gain kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Normal Gain hasil belajar kognitif untuk kelas eksperimen mendapatkan nilai 0,79 dengan kategori cukup efektif, sementara kelas kontrol mendapatkan kategori tidak efektif dengan nilai 0,27. Normal Gain keterampilan sosial kelas eksperimen menunjukan nilai 0,84 dan kelas kontrol dengan Normal Gain sebesar 0,36. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan hasil belajar kognitif dan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran inquiry lebih baik dari pada belajar kognitif dan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas kontrol yang menerapkan metode pembelajaran ekspositori. Hal ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inquiry terhadap hasil belajar dan keterampilan sosial siswa pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar.